Tanam 1.000 Pohon, Polres Probolinggo Perkuat Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan


Maron, Lensaupdate.com - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan Polres Probolinggo bersama Bhayangkari melalui gerakan penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Dam 8 sepanjang aliran Sungai Pekalen Desa Brabe Kecamatan Maron, Rabu (22/4/2026).

Aksi penghijauan ini digelar dalam rangka memperingati HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke-46 dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI hingga DPRD Kabupaten Probolinggo.

Penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ selaku Ketua Komunitas Jenggala, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif serta Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo Ika Latif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi serta perwakilan Kodim 0820 Probolinggo dan jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem.

“Penanaman pohon ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan. Ini juga menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam menjaga alam agar tetap lestari dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan penghijauan ini mampu memberikan dampak positif, khususnya dalam mencegah kerusakan lingkungan serta mengurangi risiko bencana di wilayah sekitar aliran Sungai Pekalen.

Sementara Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ mengapresiasi sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Penanaman pohon ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan, memperbaiki ekosistem dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga alam,” katanya.

Menurutnya, gerakan penghijauan seperti ini harus terus digalakkan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Harapannya, kegiatan ini mampu memulihkan keseimbangan alam sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya. (ren/zid)