Dringu, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar Lomba Gacoran Perkutut Lokal dalam ajang Satpol PP Cup 2026 di Lapangan Balai Diklat Dringu, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi pecinta burung perkutut, tetapi juga sarana strategis untuk menyosialisasikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Satpol PP ke-76 dan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 ini diikuti oleh lebih dari seribu peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Madura, Banyuwangi, Blitar, Malang, Pasuruan, Lumajang hingga Jember.
Sebelum lomba dimulai, para peserta mendapatkan sosialisasi kamtibmas yang disampaikan langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi kriminalitas, termasuk begal.
Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai media edukasi yang menyentuh langsung komunitas di akar rumput.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang hobi, tetapi juga bagian dari strategi membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, komunitas perkutut lokal memiliki jaringan yang luas hingga ke pelosok desa, sehingga berpotensi besar dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para peserta dapat menjadi agen kamtibmas di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Berbagai hadiah menarik pun disiapkan panitia, mulai dari domba, sepeda listrik, sepeda MTB hingga perlengkapan perkutut.
Taufik menambahkan bahwa lomba gacoran perkutut lokal ini telah menjadi agenda rutin tahunan dan pada tahun 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga. Ke depan, kegiatan ini akan dikembangkan lebih besar sebagai bagian dari persiapan menuju event Piala Bupati ke-3.
“Kami berharap event ini bisa terus berkembang bahkan hingga tingkat nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” tegasnya.
SementaraKetua Korwil P4LSI Probolinggo Raya Arief Rochmat Hidayat menyebut lomba ini sebagai ajang prestisius bagi para penghobi perkutut yang tidak hanya bernilai kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi.
“Nilai sosial dan ekonominya sangat besar. Sertifikat dan prestasi dari lomba ini dapat meningkatkan nilai jual burung milik peserta,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas dapat semakin kuat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Probolinggo. (mel/fas)
