Kraksaan, Lensaupdate.com - Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan pentingnya evaluasi sebagai pijakan untuk mempercepat sekaligus menyempurnakan pembangunan daerah ke depan.
Hal tersebut disampaikannya saat malam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 tahun 2026 di Alun-alun Kraksaan, Minggu (26/4/2026) malam.
Menurutnya, evaluasi yang dilakukan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga implementasi lima misi utama pembangunan daerah berbasis konsep SAE.
“Evaluasi satu tahun ini menjadi fondasi penting bagi kita untuk memperbaiki dan menyempurnakan pembangunan ke depan, baik dari sisi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun sosial,” ujarnya.
Bupati Haris mengakui bahwa dinamika kebijakan dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri bagi daerah. Namun, hal tersebut harus direspons dengan kemampuan adaptasi yang baik agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Kita harus mampu menyesuaikan kebijakan pusat, sementara persoalan daerah juga harus segera diselesaikan. Ini menjadi bagian dari proses pembelajaran dan evaluasi bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Haris berharap tahun kedua kepemimpinannya dapat menjadi momentum akselerasi dari hasil evaluasi yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
“Harapannya, satu tahun ke depan menjadi fase penyempurnaan, sehingga arah pembangunan tiga hingga lima tahun ke depan bisa semakin kuat dan terarah,” tegasnya.
Selain menyoroti aspek pemerintahan, Bupati Haris juga mengapresiasi dampak positif peringatan Harjakapro terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Ia menyebut adanya peningkatan pendapatan yang cukup signifikan selama kegiatan berlangsung.
“Pelaku UMKM menyampaikan dalam sehari bisa mendapatkan Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Ini menunjukkan bahwa event memiliki dampak nyata terhadap perputaran ekonomi,” ungkapnya.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berencana memperbanyak kegiatan serupa melalui program 100 event dalam setahun guna membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
“Semakin banyak event, semakin besar peluang UMKM berkembang. Ini akan memperkuat ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Meski demikian, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama karena memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor.
“Ketika infrastruktur baik, maka sektor lain ikut bergerak. Mulai dari ekonomi, pendidikan hingga pariwisata akan terdampak positif,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Bupati Haris menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan sebagai kunci keberhasilan pembangunan.
“Perencanaan yang baik harus didukung tata kelola yang baik. Tanpa itu, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” pungkasnya. (nab/zid)
