PMB Rahmawati Pajarakan Sabet Penghargaan Nasional Pelayanan KB Metode IUD Terbaik


Surabaya, Lensaupate.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan tenaga kesehatan Kabupaten Probolinggo. Praktek Mandiri Bidan (PMB) Rahmawati Kecamatan Pajarakan berhasil meraih penghargaan sebagai pelayanan Keluarga Berencana (KB) terbaik kategori besar untuk metode kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 dan International Day of the Midwife (IDM) 2025, yang menjadi momentum apresiasi terhadap kontribusi bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Capaian ini juga menjadi bagian dari keberhasilan pelayanan KB serentak yang mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan total 57.936 akseptor IUD. Angka tersebut mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam penggunaan kontrasepsi jangka panjang.

Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu diterima oleh Plt Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Dian Rachmawati dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Hotel Wyndham Surabaya, Kamis (9/4/2026).

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi bukti nyata kualitas pelayanan tenaga kesehatan di daerah.

“Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan KB sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menggunakan metode kontrasepsi, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Menurut A’at, peningkatan jumlah akseptor KB sangat penting dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup keluarga. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat akan terus diperkuat.

“Kesadaran masyarakat untuk menjadi akseptor mandiri perlu terus didorong. Dengan demikian, program keluarga berencana dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan PMB Rahmawati diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi fasilitas pelayanan kesehatan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan.

“Ke depan, kami berkomitmen memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga,” tambahnya.

Dengan capaian ini, PMB Rahmawati tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo, tetapi juga memperkuat peran tenaga kesehatan dalam mendukung program nasional menuju keluarga berkualitas dan sejahtera. (put/zid)