Dringu, Lensaupdate.com - IHC Rumah Sakit Wonolangan resmi meluncurkan layanan Medical Check Up (MCU) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang telah terintegrasi dengan sistem SISKOP2MI sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan tenaga kerja migran.
Direktur IHC RS Wonolangan drg. Roosnindya T menegaskan integrasi layanan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan kesehatan CPMI secara menyeluruh sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
“Layanan ini kami hadirkan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja migran Indonesia. Dengan sistem terintegrasi, proses pemeriksaan hingga administrasi menjadi lebih tertib, transparan dan sesuai regulasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, MCU yang terhubung dengan sistem nasional memungkinkan proses monitoring kesehatan CPMI dilakukan secara lebih akurat dan berkelanjutan. Selain itu, layanan ini juga didukung fasilitas medis yang memadai serta tenaga kesehatan profesional.
“Kami ingin memastikan setiap CPMI yang berangkat benar-benar dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental. Ini penting agar mereka siap menghadapi tantangan kerja di luar negeri,” tambahnya.
Peresmian layanan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya perwakilan BP3MI, jajaran Pertamina Bina Medika Wilayah Tengah, Disnaker Provinsi Jawa Timur serta manajemen PT Nusantara Sebelas Medika.
Pada tahap awal implementasi, RS Wonolangan telah melakukan pemeriksaan terhadap dua CPMI dari PT Alfa Nusantara Perdana yang akan diberangkatkan ke Singapura.
Dengan hadirnya layanan MCU terintegrasi ini, RS Wonolangan diharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan dalam mendukung kesiapan dan perlindungan pekerja migran Indonesia secara optimal. (mel/fas)
.jpeg)