Tongas, Lensaupdate.com - Upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui kegiatan bakti sosial kesehatan mata. Bersama RSUD Tongas dan PMI Kabupaten Probolinggo, ratusan warga mendapatkan layanan gratis mulai dari pemeriksaan hingga operasi katarak.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (9-11/4/2026) ini terselenggara berkat kolaborasi dengan John Fawcett Foundation (JFF) serta dukungan sejumlah pihak seperti PT Paiton Energy, PT POMI, Komatda dan Perdami. Program ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke-280.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris meninjau langsung pelaksanaan kegiatan di RSUD Tongas. Ia melihat proses layanan mulai dari skrining pasien, pembagian kacamata hingga tindakan operasi katarak.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 200 pasien ditargetkan menjalani operasi katarak secara gratis. Selain itu, sebanyak 10 pasien juga mendapatkan layanan pemasangan bola mata palsu. Pelaksanaan operasi dibagi dalam tiga hari dengan kuota berbeda setiap harinya guna memastikan pelayanan berjalan optimal dan aman.
Menurut Bupati Haris, kegiatan ini memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya penderita katarak yang selama ini mengalami keterbatasan dalam beraktivitas. Dengan adanya tindakan operasi, mereka diharapkan dapat kembali melihat dengan jelas.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Dengan penglihatan yang kembali normal, mereka bisa lebih mandiri dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga medis dan lembaga mitra dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
Selain operasi katarak, layanan lain seperti pengobatan mata gratis dan pembagian kacamata turut diberikan kepada masyarakat. Program ini menyasar warga yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
Direktur RSUD Tongas dr. Catur Prangga Wadana bersama tenaga medis memastikan seluruh tahapan pelayanan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan awal hingga tindakan operasi. Hal ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pasien serta hasil yang maksimal.
Pemkab Probolinggo berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya sebagai bentuk pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata.
Melalui program ini, diharapkan angka gangguan penglihatan akibat katarak dapat ditekan, sekaligus mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. (mel/fas)
