Pajarakan, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menerima kunjungan Menteri Agama (Menang) RI Nasaruddin Umar dalam agenda silaturahmi di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan, Jum'at (17/4/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan dengan dihadiri para kiai, pengasuh pondok pesantren, santri serta jajaran pemerintah pusat dan daerah. Dalam kesempatan itu, Bupati Haris menyerahkan plakat lambang daerah sebagai bentuk penghormatan kepada Menteri Agama.
Dalam sambutannya, Bupati Haris menegaskan Kabupaten Probolinggo memiliki kekuatan besar di sektor pendidikan keagamaan yang didukung ratusan pesantren dan ribuan madrasah diniyah.
“Kabupaten Probolinggo memiliki 326 pesantren dan sekitar 1.679 madrasah diniyah. Ini adalah potensi besar yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, termasuk kesejahteraan tenaga pendidik seperti guru ngaji, guru madin dan para dai.
“Kami siap memperkuat sinergi, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan para pendidik keagamaan sebagai bagian dari prioritas pembangunan,” tambahnya.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa, tidak hanya dari sisi intelektual tetapi juga moral dan spiritual.
“Di pesantren diajarkan nilai kejujuran dan akhlak. Ini menjadi bekal penting dalam mencetak generasi yang berkualitas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para santri agar tetap menjaga identitasnya sebagai santri di tengah perkembangan zaman.
“Silakan meraih cita-cita, tetapi jangan lupa bahwa kalian adalah santri,” pesannya.
Sementara Menteri Agama RI Nasaruddin Umar memberikan apresiasi terhadap Ponpes Zaha Genggong yang dinilai sebagai salah satu pesantren besar dan bersejarah di Indonesia.
“Pesantren ini ibarat tempat pembinaan spiritual yang mendalam. Para santri adalah generasi istimewa dengan kekuatan doa yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menegaskan pendidikan pesantren memiliki keunggulan karena mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan pembentukan karakter dan spiritualitas.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan pendidikan pesantren serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan di Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)
