Kolaborasi BPS Kabupaten Probolinggo dan Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Statistik untuk Pembangunan Daerah


Kraksaan, Lensaupdate.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyanti menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPS dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi statistik guna mendukung pembangunan daerah berbasis data.

Hal tersebut disampaikan Lilik saat kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPS dengan sejumlah perguruan tinggi serta pengukuhan Agen Statistik di ruang pertemuan Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, tantangan pembangunan statistik saat ini tidak hanya terletak pada kualitas data, tetapi juga mencakup integrasi, transparansi serta kapasitas sumber daya manusia dalam memahami dan mengelola data secara tepat.

“Kolaborasi strategis antara BPS dan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk mempercepat peningkatan literasi statistik, sehingga mampu mendorong pengambilan kebijakan yang berbasis fakta dan data yang terpercaya,” ujarnya.

Lilik menjelaskan, literasi statistik memiliki peran krusial dalam membangun masyarakat yang kritis terhadap data sekaligus mencegah penyalahgunaan informasi. Dengan pemahaman yang baik, data dapat dimanfaatkan secara optimal mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan.

“Melalui edukasi, pemanfaatan media digital serta diseminasi yang komunikatif seperti infografis dan storytelling, literasi statistik dapat lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya program Pojok Statistik sebagai media edukasi sekaligus sarana kolaborasi yang melibatkan pemerintah, akademisi dan masyarakat. Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas statistik di lingkungan perguruan tinggi sekaligus mencetak agen statistik yang kompeten.

“Pojok Statistik bukan hanya sarana layanan data, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas analisis dan pemahaman statistik di kalangan akademisi dan masyarakat,” tegasnya.

Dengan berbagai program yang telah disiapkan, pihaknya optimistis literasi statistik di Kabupaten Probolinggo akan terus meningkat dan berdampak pada kualitas kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat agar tercipta tata kelola data yang lebih baik, transparan dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah,” pungkasnya. (nab/zid)