Harjakapro ke-280 Dibuka Meriah, Bupati Haris Serukan Gotong Royong


Kraksaan, Lensaupdate.com - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 tahun 2026 resmi dibuka dengan meriah di Alun-alun Kota Kraksaan, Jum'at (17/4/2026) malam, disambut antusias ribuan masyarakat.

Pembukaan ditandai dengan penekanan sirine oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris didampingi Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ bersama unsur Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Wasik Hannan serta Sekretaris Daerah (Sekda) Ugas Irwanto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Usai pembukaan, Bupati Haris bersama Wabup Fahmi dan Forkopimda meninjau berbagai stand pameran yang menampilkan produk kuliner, kerajinan tangan hingga inovasi pelayanan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Haris mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Sejak berdiri tahun 1746, Kabupaten Probolinggo telah melalui perjalanan panjang hingga kini berusia 280 tahun. Ini menjadi bukti bahwa daerah ini terus berkembang berkat kerja keras bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh sejarah, tetapi juga oleh kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat.

“Daerah ini tidak akan besar hanya karena cerita, tetapi karena masyarakatnya terus bekerja dan berjuang demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Bupati Haris juga menyoroti potensi besar Kabupaten Probolinggo yang meliputi kekuatan religi dengan ratusan pesantren dan madrasah diniyah, serta kekayaan alam dan budaya seperti kawasan Tengger, pegunungan dan pesisir.

“Kita memiliki potensi yang sangat lengkap, baik dari sisi religi, budaya maupun alam. Ini menjadi modal besar untuk terus kita kembangkan,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati Haris mengakui adanya berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari dampak bencana alam, keterbatasan distribusi LPG 3 kilogram hingga persoalan keamanan. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya melakukan penanganan secara bertahap.

“Kami terus memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana. Untuk LPG, kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan akan menggelar operasi pasar,” ungkapnya.

Terkait keamanan, Bupati Haris mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban lingkungan.

“Kami ingin Kabupaten Probolinggo menjadi daerah yang aman dan nyaman. Penguatan siskamling di tingkat desa juga terus kami dorong,” tambahnya.

Rangkaian Harjakapro ke-280 akan berlangsung selama 10 hari hingga 26 April 2026 dengan berbagai agenda menarik, mulai dari festival komunitas, lomba seni budaya, kegiatan ekonomi kreatif hingga pertunjukan hiburan.

Puncak perayaan akan ditutup dengan closing ceremony berupa pertunjukan teatrikal dan tari kreasi sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan. (nab/zid)