Gading, Lensaupdate.com - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo terus menggencarkan percepatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak rentan sebagai langkah pengendalian dan pencegahan penyebaran penyakit di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan vaksinasi dilakukan di sejumlah daerah, di antaranya Desa Guyangan Kecamatan Krucil dan Desa Sentul Kecamatan Gading, Senin (20/4/2026) dengan menyasar ternak sapi, kerbau, kambing dan domba milik masyarakat.
Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto menjelaskan vaksinasi ini diberikan secara gratis kepada peternak.
“Selain vaksinasi, kami juga memberikan vitamin serta obat-obatan penunjang seperti obat cacing untuk menjaga kesehatan ternak dan mencegah kejadian infeksi pasca injeksi,” ujarnya.
Ia menambahkan pemberian obat cacing dilakukan secara selektif dengan memperhatikan kondisi ternak, terutama untuk ternak bunting yang tidak diperbolehkan menerima obat tersebut.
“Obat cacing tidak diberikan pada ternak bunting. Pemberian dilakukan setelah vaksinasi dan hanya untuk ternak yang tidak dalam kondisi bunting,” jelasnya.
Menurut Niko, vaksinasi PMK bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh pada ternak terhadap virus PMK sehingga mampu melindungi ternak dari risiko penularan.
“Kami berharap seluruh ternak memiliki antibodi yang kuat terhadap PMK. Bahkan kekebalan ini bisa diturunkan ke generasi berikutnya,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar perlindungan terhadap ternak tetap optimal.
“Vaksinasi tidak cukup satu atau dua kali. Harus dilakukan secara rutin agar hasilnya maksimal,” tegasnya.
Diperta Kabupaten Probolinggo optimistis dengan percepatan vaksinasi ini, penyebaran PMK dapat ditekan sehingga produktivitas peternak tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. (ren/zid)
