Baznas Kabupaten Probolinggo Salurkan Beasiswa SKSS, 24 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan


Kraksaan, Lensaupdate.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo kembali merealisasikan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) tahun 2025/2026 dengan menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa penerima di Kantor Baznas Kabupaten Probolinggo, Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Selasa (21/4/2026).

Sebanyak 24 mahasiswa menerima bantuan tersebut, terdiri dari 18 penerima program SKSS dan 6 penerima beasiswa insidental. Dalam program ini, mahasiswa SKSS memperoleh bantuan maksimal Rp 2 juta per semester hingga lulus, sedangkan penerima insidental mendapatkan bantuan maksimal Rp 2 juta untuk satu semester.

Para penerima berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Ma’had Aly Darul Lughah wal Karomah, Ma’had Aly Nurul Qodim, Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong, Universitas Terbuka (UT), Universitas Panca Marga (UPM) serta Institut Ahmad Dahlan (IAD).

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengatakan program ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Program ini kami rancang untuk membantu keluarga kurang mampu agar bisa menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi. Harapannya, pendidikan ini bisa menjadi jalan untuk memperbaiki taraf hidup keluarga mereka,” ujarnya.

Muzammil menegaskan, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan finansial, tetapi juga pembinaan agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu serta memiliki tanggung jawab sosial.

“Kami ingatkan agar mahasiswa tidak menunda kelulusan dan tetap fokus pada studinya. Di sisi lain, mereka juga harus memiliki kepedulian terhadap sesama dan siap membantu ketika sudah berhasil,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Baznas, seperti magang, menjadi strategi untuk membentuk karakter generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus memiliki empati sosial.

“Kami libatkan mereka dalam kegiatan Baznas agar bisa belajar langsung, mengasah keterampilan dan menumbuhkan jiwa sosial sejak dini,” jelasnya.

Lebih lanjut Muzammil mengungkapkan minat masyarakat terhadap program SKSS cukup tinggi. Banyak pendaftar yang masih menunggu proses survei sehingga peluang menjadi penerima beasiswa tetap terbuka di masa mendatang.

“Kami berharap program ini terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak keluarga kurang beruntung, sehingga semakin banyak generasi muda yang bisa berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya. (nab/zid)