Probolinggo, Lensaupdate.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 sebagai forum strategis menyerap aspirasi dan ide masyarakat untuk pembangunan ke depan, Kamis (26/3/2026) di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha hingga masyarakat.
Kepala Bapperida Kota Probolinggo Rey Suwigtyo dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang menjadi ruang dialog terbuka untuk menghimpun masukan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Ia juga memaparkan capaian pembangunan Kota Probolinggo, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang meningkat menjadi 5,68 persen, melampaui capaian Provinsi Jawa Timur sebesar 5,33 persen dan nasional sebesar 5,11 persen. Selain itu, angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 6,18 persen pada 2024 menjadi 5,69 persen pada 2025.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian tersebut dan menegaskan komitmen untuk mempertahankan serta meningkatkan kinerja pembangunan daerah.
“Alhamdulillah capaian kita banyak yang melampaui target, termasuk penurunan kemiskinan yang lebih tinggi dari yang direncanakan. Ini akan terus kita pertahankan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pembangunan melalui ide-ide kreatif dan solusi inovatif.
“Kami membutuhkan dukungan masyarakat berupa ide kreatif dan solusi yang tepat agar pembangunan tetap berada pada jalurnya, dengan target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen serta peningkatan IPM di atas 85 persen,” tambahnya.
Sementara Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Budi Raharjo mengapresiasi capaian Kota Probolinggo yang dinilai telah melampaui rata-rata provinsi pada sejumlah indikator.
“Dari lima indikator, empat di antaranya sudah di atas rata-rata provinsi. Ini menjadi prestasi sekaligus dukungan bagi Jawa Timur,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi, khususnya dalam mendukung tema pembangunan nasional 2027 yang berfokus pada akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi dan industri.
Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani menambahkan bahwa pihak legislatif turut memberikan masukan melalui pokok-pokok pikiran hasil serap aspirasi masyarakat.
“Perencanaan pembangunan harus selaras dengan RPJMD, kebijakan pusat dan provinsi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Musrenbang RKPD 2027 ini dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Kota Probolinggo yang berkelanjutan. (mel/fas)
.jpeg)