Pisah Sambut Kepala BPS Kota Probolinggo Berlangsung Hangat dan Penuh Apresiasi


Probolinggo, Lensaupdate.com - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo yang digelar di Hotel Bromo View Probolinggo, Selasa (3/3/2026) sore. Tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahterimakan dari Mouna Sri Wahyuni kepada Joko Susanto.

Joko sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep. Sementara Mouna mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekda Rey Suwigtyo, Kapolresta Probolinggo AKBP Rico Yumasri, Dandim 0820 Letkol Inf Ribut Yudo Apriyantono, Ketua PN Meilina Nawang Wulan, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, Plt Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur Herum Fajarwati, Plt Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyantk, para camat se-Kota Probolinggo serta perwakilan perbankan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa peran data kini semakin strategis, terlebih setelah penguatan kelembagaan di tingkat pusat yang menempatkan data sebagai fondasi utama pembangunan.

“Program-program di Kota Probolinggo kami susun dengan standar dan acuan yang jelas berdasarkan hasil pemetaan data. Tanpa data yang kuat, arah pembangunan akan sulit terukur,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penguatan tata kelola data telah dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di tingkat perangkat daerah, tetapi hingga kelurahan dan kader posyandu. Wali kota berharap kolaborasi dengan BPS terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan yang baru.

“Mari kita manfaatkan data sebagai fondasi dalam mencapai milestone pembangunan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara dalam sambutan perpisahannya, Mouna Sri Wahyuni menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Probolinggo selama lebih dari dua tahun masa tugasnya.

Ia menilai sinergi yang terbangun menjadikan BPS bukan sekadar kantor statistik, melainkan ruang diskusi strategis dalam merumuskan kebijakan berbasis data.

“Setiap keputusan dan standar kerja yang kami terapkan semata-mata untuk menjaga marwah BPS agar tetap profesional dan dipercaya publik,” tuturnya.

Di sisi lain, Joko Susanto dalam sambutan perdananya menyampaikan komitmen untuk melanjutkan fondasi kolaborasi yang telah dibangun. Ia mengapresiasi capaian BPS Kota Probolinggo dan menegaskan kesiapan memperkuat sinergi dengan seluruh perangkat daerah.

“Kami ingin memastikan setiap angka yang dihasilkan benar-benar memberi manfaat nyata dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran BPS menjaga soliditas tim, ritme kinerja serta terus berinovasi agar BPS Kota Probolinggo semakin profesional dan adaptif terhadap kebutuhan pembangunan.

Acara ditutup dengan tausiyah oleh Ustaz Imam Mudzakir dari Baznas Kota Probolinggo yang menambah kekhidmatan suasana, dilanjutkan dengan buka puasa bersama pada hari ke-13 Ramadan 1447 H/2026 M. (mel/fas)