Bupati Probolinggo Tinjau Longsor Akses Menuju Tujuh Ranu di Kecamatan Tiris


Tiris, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohamad Haris meninjau langsung Tembok Penahan Tanah (TPT) dan badan jalan yang longsor di Dusun Kedung Kokap Desa Segaran Kecamatan Tiris, Kamis (26/2/2026). Jalan tersebut merupakan akses utama menuju kawasan wisata Ranu Segaran dan deretan tujuh ranu di wilayah Kecamatan Tiris.

Dalam peninjauan itu, Bupati Haris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Agus Budianto serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief.

Longsor menyebabkan separuh badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter amblas bersama TPT. Akibatnya, akses tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Bupati Haris menjelaskan Kecamatan Tiris memiliki karakter wilayah perbukitan dan tebing dengan tingkat kerawanan longsor cukup tinggi, terutama saat terjadi pergerakan tanah.

“Daerah ini banyak perbukitan dan tebing. Risiko longsor memang cukup besar, apalagi kalau ada pergerakan tanah. Karena itu saya ingin masyarakat sama-sama menjaga,” ujarnya.

Ia mengimbau agar tidak ada beban berat di tepi jalan yang rawan longsor, khususnya kendaraan bertonase besar. Parkir truk pengangkut kayu di pinggir jalan diduga turut memberi tekanan tambahan pada TPT hingga memicu retakan dan longsor.

“Kalau di pinggir jalan ada beban berat seperti truk bertonase besar, itu bisa menyebabkan penyangga atau TPT tidak kuat menahan beban,” terangnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan membangun akses jalan baru yang lebih aman dengan memanfaatkan lahan milik warga. Tahap awal dilakukan melalui sistem sewa lahan, kemudian dilanjutkan pembelian untuk solusi jangka panjang.

“Tahun ini kita awali dengan menyewa lahan warga, selanjutnya akan kita beli. Tetap akan kita bangun TPT baru. Solusi ini lebih hemat dan lebih aman untuk jangka panjang,” jelasnya.

Sementara Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra menambahkan penanganan dilakukan dengan menggeser geometri jalan ke sisi yang lebih aman.

“Lebar jalan sekitar empat meter akan dibelokkan ke lahan milik warga. Selain itu, akan dibangun TPT baru sebagai penguatan,” ungkapnya.

Kepala Desa Segaran Budi Utomo menyampaikan lahan yang digunakan untuk akses baru merupakan milik Sukmo dan H. Dofir. Untuk sementara menggunakan sistem sewa sebelum nantinya dilakukan pembelian.

“Lebar empat meter akses jalan baru melewati lahan milik Pak Sukmo dan H. Dofir,” pungkasnya. (ren/zid)