Pemkab Probolinggo Rangkul LSM dan Ormas Bahas Isu Strategis Daerah


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 70 perwakilan LSM dan ormas tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, perwakilan Forkopimda serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan pertemuan ini menjadi momentum penting untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Saya yakin forum di ruangan ini bisa kita manfaatkan untuk berdiskusi. Dalam beberapa bulan terakhir ada beberapa hal yang cukup menonjol dan menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian di antaranya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), penanganan persoalan sosial serta berbagai kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Ugas juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk LSM dan media, yang selama ini memberikan dukungan sekaligus kritik kepada pemerintah daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus mengingatkan dan memberikan dukungan kepada kami. Kadang-kadang ada hal yang sudah diatur dalam regulasi, tetapi ada juga yang muncul dari aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, di era media sosial saat ini peran masyarakat dalam memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah semakin besar.

“Sekarang ini kekuatan netizen luar biasa. Bukan hanya di tingkat kabupaten, bahkan di tingkat provinsi hingga pusat banyak kebijakan yang bisa berubah karena masukan dari masyarakat,” terangnya.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah karena berkaitan dengan pengawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ menilai forum silaturahmi tersebut menjadi ruang dialog penting antara pemerintah daerah, aparat serta masyarakat sipil.

“Pertemuan ini sederhana, tetapi sangat penting karena melalui forum ini untuk pertama kalinya kita sebagai Pemerintah Kabupaten Probolinggo, aparat dan masyarakat sipil bisa duduk bersama dalam satu majelis,” katanya.

Menurut Wabup Fahmi, organisasi masyarakat dan LSM merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Bagi kami, teman-teman dari LSM dan organisasi masyarakat adalah mitra pemerintah. Kadang mereka mengingatkan, mengkritik bahkan juga memberikan solusi bagi kami,” jelasnya.

Wabup Fahmi menambahkan perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar selama disampaikan dengan semangat membangun.

“Perbedaan cara pandang itu tidak masalah. Justru itu menunjukkan bahwa demokrasi berjalan dengan sehat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol M. Dugel menyampaikan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri pihak kepolisian akan melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengamankan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui call center 110 yang tersedia selama 24 jam apabila terjadi kejadian darurat seperti kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas,” ungkapnya.

Melalui forum silaturahmi tersebut diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, LSM, ormas serta berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung pembangunan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)