Kraksaan, Lensaupdate.com - Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriyah di Kota Kraksaan berlangsung khidmat melalui kegiatan khotmil Qur’an bil ghaib yang digelar secara serentak di 24 majelis pada Jum’at (6/3/2026) malam. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kota Kraksaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan unsur organisasi keagamaan. Hadir di antaranya Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo M. Zubaidi, Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH. Abdul Wasik Hannan serta Ketua PC JQHNU Kota Kraksaan Habib Anis bin Hamid Al Habsyi.
Khotmil Qur’an bil ghaib tersebut juga diikuti oleh jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan, PC JQHNU Kota Kraksaan, PC Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan, pengurus Muslimat NU, Fatayat NU, IPPNU serta jamaah Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan.
Selain khotmil Qur’an, kegiatan ini juga diramaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh PC LKNU Kota Kraksaan. Layanan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol serta gula darah acak yang dimanfaatkan oleh para jamaah yang hadir.
Ketua PC JQHNU Kota Kraksaan Habib Anis bin Hamid Al Habsyi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut.
“Alhamdulillah, kami mewakili panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya acara malam ini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan panjenengan semua,” ujarnya.
Habib Anis menjelaskan kegiatan khotmil Qur’an bil ghaib tersebut merupakan bagian dari upaya JQHNU untuk terus menyiarkan Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan umat terhadap kitab suci tersebut.
“Kegiatan ini merupakan peringatan Nuzulul Qur’an yang dikemas dengan khotmil Qur’an bil ghaib secara serentak di 24 majelis yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di wilayah PCNU Kota Kraksaan. Ini merupakan ikhtiar kami untuk terus menyiarkan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menghadirkan para hafidz dan hafidzah yang telah meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Bahkan pada hari berikutnya direncanakan hadir qari internasional dan qari nasional untuk mengisi rangkaian kegiatan.
“Kami juga mendapat kehormatan dengan hadirnya para hafidz dan hafidzah berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Insya Allah besok juga akan hadir qari internasional dan qari nasional untuk semakin menyemarakkan syiar Al-Qur’an di daerah kita,” terangnya.
Melalui kegiatan ini, Habib Anis berharap masyarakat senantiasa mendapatkan keberkahan serta Kabupaten Probolinggo dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana.
“Semoga melalui khotmil Qur’an dan doa bersama ini, Kabupaten Probolinggo dijauhkan dari segala musibah dan bencana serta masyarakatnya semakin dekat kepada Allah SWT,” harapnya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan apresiasi kepada PC JQHNU Kota Kraksaan yang terus istiqamah membina para qari, qariah, hafidz dan hafidzah Al-Qur’an.
Menurutnya, kegiatan khotmil Qur’an bil ghaib bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga bentuk kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Keberadaan para hafidz dan hafidzah merupakan kebanggaan sekaligus harapan bagi kita semua untuk terus menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Kegiatan seperti khotmil Qur’an ini memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai religius dan membentuk masyarakat yang berakhlakul karimah,” ujarnya.
Melalui momentum tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya membaca dan menghafalkan Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua serta menjadikan Kabupaten Probolinggo sebagai daerah yang senantiasa diberkahi,” pungkasnya. (nab/zid)
