Sumberasih, Lensaupdate.com - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo terus mendorong peningkatan produksi padi guna mendukung program swasembada pangan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan gerakan tanam padi di lahan milik Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sedap Malam Tiga Desa Mentor Kecamatan Sumberasih Amar Ma’ruf dengan luas tanam sekitar 2 hektare, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam (PJ LTT) Kabupaten Probolinggo dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Suwarman, Sekretaris Diperta Kabupaten Probolinggo Mahmud, Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Faiq El Himmah serta Kepala Bidang Prasarana dan Perizinan Pertanian Falentina Ekawati Dyah Puspitasari bersama para penyuluh pertanian lapangan (PPL) wilayah Sumberasih, Tongas dan Wonomerto.
Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo Faiq El Himmah menyampaikan gerakan tanam ini merupakan bagian dari upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) yang terus didorong pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional, khususnya komoditas padi sebagai bahan pangan utama masyarakat.
“Gerakan tanam ini merupakan bagian dari upaya percepatan luas tambah tanam yang terus kita dorong bersama agar produksi padi tetap terjaga dan mampu mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Faiq menjelaskan kegiatan tanam padi tersebut tidak hanya dilakukan di Desa Mentor Kecamatan Sumberasih, tetapi juga dilaksanakan oleh petani di berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo. "Secara keseluruhan, luas tanam padi yang berhasil dicapai pada hari itu mencapai sekitar 223 hektare," tambahnya.
Sementara PJ LTT Kabupaten Probolinggo dari Kementerian Pertanian RI Suwarman mengapresiasi semangat para petani dan jajaran Diperta Kabupaten Probolinggo yang terus berupaya meningkatkan luas tanam.
Menurutnya, percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan produksi padi sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
“Percepatan tanam sangat penting untuk menjaga kesinambungan produksi padi sekaligus memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman,” ungkapnya.
Sekretaris Diperta Kabupaten Probolinggo Mahmud menambahkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh dan para petani menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi pertanian.
“Gerakan tanam ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian yang ada sehingga produktivitas padi dapat meningkat,” katanya.
Melalui semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak, Kabupaten Probolinggo diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat peran kelompok tani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian di daerah. (mel/fas)
