Diperta Kabupaten Probolinggo Kenalkan Penggunaan Obat Hewan kepada Siswa SMKN 1 Dringu


Dringu, Lensaupdate.com - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang obat hewan kepada siswa SMK Negeri 1 Dringu, Jum'at (13/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam momentum Jum’at Berkah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto didampingi Medik Veteriner Muda drh. Novita Dwi Setyorini serta drh. Izzah. Edukasi diberikan kepada para siswa guna meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan obat hewan yang benar sekaligus mengenali perbedaan obat hewan asli dan palsu.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dasar kepada generasi muda mengenai pentingnya penggunaan obat hewan secara tepat dan sesuai ketentuan.

“Melalui kegiatan KIE ini kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa obat hewan memang khusus diperuntukkan bagi hewan. Mereka juga perlu mengetahui bagaimana mengenali obat hewan yang asli dan yang palsu,” ujarnya.

Menurut Niko, edukasi kepada siswa sekolah menjadi penting karena sebagian generasi muda, khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan, umumnya tidak memelihara ternak sehingga memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai kesehatan hewan.

“Harapannya generasi muda memahami bahwa hewan juga membutuhkan obat. Pemberian obat kepada hewan tidak boleh sembarangan dan harus sepengetahuan serta persetujuan dokter hewan setempat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini para siswa juga dikenalkan pada jenis-jenis ternak, penyakit pada hewan serta pentingnya penggunaan obat hewan secara tepat guna menjaga kesehatan hewan sekaligus menjamin keamanan pangan asal hewan.

“Biasanya generasi muda di wilayah perkotaan tidak memelihara sapi, kambing maupun domba sehingga kurang mengetahui jenis ternak, penyakit pada hewan maupun obat yang digunakan. Karena itu kami melakukan KIE kepada generasi muda agar mereka memiliki pengetahuan dasar tentang kesehatan hewan,” tambahnya.

Sementara Kepala SMKN 1 Dringu Adi Abdillah menyambut baik kegiatan edukasi tersebut karena memberikan wawasan baru bagi para siswa mengenai dunia kesehatan hewan serta peran penting dokter hewan dalam menjaga kesehatan ternak. (mel/zid)