Tingkatkan Layanan Jantung, Bupati Probolinggo Resmikan Cath Lab dan ICVCU RSUD Waluyo Jati


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus memperkuat pelayanan kesehatan rujukan. Hal ini ditandai dengan peresmian ruang Cath Lab (Catheterization Laboratory) dan ICVCU (Intensive Cardiovascular Care Unit) di RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ, Selasa (6/1/2026).

Peresmian fasilitas layanan jantung tersebut ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masuk ruang Cath Lab, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke ruang Cath Lab dan ICVCU yang akan digunakan untuk penanganan pasien dengan gangguan jantung dan kardiovaskular.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo, Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo Ning Ayu Novita Rahmawati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati serta jajaran Forkopimka Kecamatan Kraksaan.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan RSUD Waluyo Jati merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang berkelanjutan.

“RSUD Waluyo Jati adalah tempat masyarakat menggantungkan harapan akan kesembuhan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Pembangunan fasilitas ini tidak hanya soal bangunan, tetapi bagaimana mutu layanan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bupati Haris, kehadiran Cath Lab menjadi lompatan besar dalam penguatan layanan kesehatan jantung di Kabupaten Probolinggo. Dengan fasilitas tersebut, penanganan penyakit jantung yang memerlukan teknologi tinggi dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah. “Cath Lab ini menjadi salah satu fasilitas unggulan yang akan memperkuat peran RSUD Waluyo Jati sebagai rumah sakit rujukan yang semakin andal,” tegasnya.

Sementara Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati menjelaskan bahwa ruang ICVCU telah dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai dan siap dioperasikan setelah tahap penataan akhir. “Untuk ICVCU, seluruh peralatan pada prinsipnya sudah siap. Setelah penataan selesai, layanan ini bisa segera digunakan untuk pasien,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati Probolinggo agar RSUD Waluyo Jati tetap menjadi rumah sakit rakyat, Yessi menegaskan komitmen manajemen rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif bagi masyarakat.

“RSUD Waluyo Jati melayani masyarakat Kabupaten Probolinggo. Selama memiliki KTP Kabupaten Probolinggo, layanan kesehatan dapat diakses sesuai ketentuan BPJS,” ungkapnya.

Yessi menambahkan, beberapa kasus tertentu memang tidak ditanggung BPJS, namun untuk pelayanan penyakit, RSUD Waluyo Jati tetap berupaya memberikan layanan dengan dukungan anggaran pendamping dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Seiring bertambahnya usia RSUD Waluyo Jati yang kini memasuki 44 tahun, rumah sakit ini juga terus mengembangkan layanan spesialis unggulan, termasuk pengoperasian Cath Lab untuk tindakan pemasangan ring jantung.

“Mesin Cath Lab sudah tersedia. Saat ini kami masih menyelesaikan proses perizinan dan kerja sama dengan BPJS agar biaya layanan tidak menjadi beban bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan diresmikannya Cath Lab dan ICVCU ini, RSUD Waluyo Jati diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan jantung yang cepat, tepat dan terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)