Kraksaan, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Layanan Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kabupaten Probolinggo.
Persiapan pembentukan satgas tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/1/2026). Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur didampingi Kepala Bakesbangpol Hari Kriswanto.
Rakor ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Inspektorat Daerah, Bapelitbangda, BPPKAD, BPBD, BKPSDM, DPMD, Diskominfo, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Satpol PP, Bagian Hukum serta Bagian Pemerintahan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur menyampaikan pembentukan Satgas Layanan Terpadu P4GN menjadi kebutuhan mendesak mengingat masih ditemukannya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Probolinggo, khususnya di desa-desa pelosok yang sulit dijangkau pengawasan.
“Dengan keterbatasan pengawasan yang ada saat ini, dibutuhkan satgas terpadu yang melibatkan berbagai unsur perangkat daerah agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Menurut Ghafur, keberadaan satgas ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mempercepat penanganan berbagai persoalan yang berkaitan dengan P4GN di daerah.
“Satgas ini akan menjadi wadah koordinasi agar penanganan narkoba bisa dilakukan secara cepat, terintegrasi dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh OPD memberikan dukungan penuh dalam proses pembentukan satgas. "Pembentukan Satgas Layanan Terpadu P4GN ini diproyeksikan sebagai langkah awal menuju terbentuknya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Probolinggo di masa mendatang," tambahnya.
Sementara Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto menegaskan permasalahan narkoba saat ini telah berkembang menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Penyalahgunaan narkoba bahkan mulai menyasar anak-anak dan remaja usia dini.
“Salah satu faktor pemicu yang perlu diwaspadai adalah maraknya game online yang mudah diakses. Dalam beberapa kasus, hal ini dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk mempengaruhi anak-anak dan remaja agar terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Hari menekankan pentingnya peran OPD terkait, khususnya DP3AP2KB, dalam melakukan pencegahan dini melalui edukasi, pendampingan serta perlindungan terhadap anak dan remaja.
“Saya meminta seluruh OPD segera mengusulkan nama perwakilan untuk bergabung dalam Satgas Layanan Terpadu P4GN Kabupaten Probolinggo,” pintanya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana penempatan Sekretariat Satgas yang akan berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu agar koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Adapun susunan Satgas Layanan Terpadu P4GN Kabupaten Probolinggo yang disepakati meliputi Kepala Unit dari unsur Sekretaris Bakesbangpol, Sekretaris dari Kepala Bidang Kajian Strategis Bakesbangpol, Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) dari Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Koordinator Rehabilitasi dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan. (nab/zid)
