Tiris, Lensaupdate.com - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo menyusun travel pattern kawasan Bermi yang meliputi Kecamatan Krucil, Tiris dan Gading sebagai langkah strategis memperkuat arah pengembangan pariwisata berbasis kawasan.
Penyusunan travel pattern ini ditujukan untuk memetakan rute wisata, mengintegrasikan potensi destinasi unggulan antar desa serta menjadi acuan pengembangan dan promosi wisata secara terarah dan berkelanjutan.
Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi melalui Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Umi Subiyantiningsih mengatakan travel pattern kawasan Bermi disusun agar pengembangan wisata tidak berjalan parsial, tetapi saling terhubung antar destinasi dan desa.
“Travel pattern kawasan Bermi ini kami susun untuk memberikan gambaran rute perjalanan wisata yang terintegrasi, sehingga wisatawan tidak hanya datang ke satu titik, tetapi bisa menikmati rangkaian destinasi dalam satu kawasan,” ujarnya.
Proses penyusunan travel pattern kawasan Bermi dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap awal diawali dengan rapat pertama yang dilaksanakan pada Senin (24/11/2025) di ruang pertemuan Jabung 1 Kantor Bupati Probolinggo. Rapat tersebut melibatkan kepala desa wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kawasan Bermi.
“Pada tahap awal, masing-masing desa kami minta mengusulkan destinasi wisata unggulan melalui formulir yang telah disiapkan. Ini menjadi dasar pemetaan potensi wisata yang ada di masing-masing desa,” jelasnya.
Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan rapat kedua pada Selasa (30/12/2025) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Rapat ini bertujuan untuk membahas hasil usulan desa, mengevaluasi kesiapan destinasi serta mematangkan konsep travel pattern yang akan ditawarkan kepada pelaku industri pariwisata. “Rapat kedua ini penting untuk menyamakan persepsi, memastikan kesiapan destinasi serta menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan Travel Dialog,” tambahnya.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, Disporapar Kabupaten Probolinggo menggelar Travel Dialog pada Selasa (6/1/2026) di Bermi Eco Park Kecamatan Krucil. Dalam kegiatan ini, kepala desa, Pokdarwis serta pengelola destinasi yang masuk dalam travel pattern kawasan Bermi diberikan ruang untuk mempresentasikan potensi wisata yang dimiliki. “Kami ingin para pengelola destinasi bisa langsung menyampaikan keunggulan, konsep wisata serta kesiapan mereka kepada para pelaku industri pariwisata,” ungkapnya.
Kegiatan Travel Dialog ini turut menghadirkan travel agent profesional Jawa Timur, DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Probolinggo, DPC Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (AITTA) Probolinggo serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur sebagai mitra strategis pemasaran.
Menurut Umi, melalui travel pattern kawasan Bermi ini diharapkan terbangun kerja sama promosi dan pemasaran yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, pengelola wisata dan pelaku industri perjalanan.
“Harapan kami, travel pattern kawasan Bermi ini tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar bisa diimplementasikan sebagai paket wisata yang dipasarkan secara luas, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat lokal,” harapnya.
Umi menambahkan untuk wisatawan dengan adanya travel pattern wisatawan bisa lebih matang merencanakan perjalanan. "Harapannya perjalanan menjadi lebih berkesan, lebih aman, nyaman dan menyenangkan," pungkasnya. (ren/zid)
