Asisten Administrasi Umum Tekankan Karakter dan Integritas ASN Kabupaten Probolinggo


Kraksaan, Lensaupdate.com - Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menegaskan pentingnya karakter, integritas serta kepatuhan terhadap regulasi bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan dr. Anang Budi Yoelijanto saat memimpin apel pagi bersama yang digelar di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (19/1/2026).

Menurut Anang, kehormatan dan kewibawaan ASN tidak ditentukan oleh jabatan, seragam maupun status kepegawaian, melainkan oleh karakter dan perilaku sehari-hari yang tercermin dalam sikap, tutur kata dan tindakan.

“Kehormatan kita, kewibawaan kita itu tidak tergantung pada jabatan atau seragam yang kita pakai, tetapi sangat tergantung pada karakter kita. Sekeren apa pun baju yang kita kenakan, kalau tutur kata dan perilaku kita negatif, maka tidak ada nilainya sama sekali,” tegasnya.

Anang menjelaskan di mata masyarakat, ASN kerap dipandang sebagai sosok yang memiliki keistimewaan atau privilege. Oleh karena itu, setiap sikap dan perilaku ASN akan selalu menjadi perhatian publik. Tanpa diiringi empati, etika dan keteladanan, kepercayaan masyarakat dapat dengan mudah hilang.

“Orang melihat ASN itu punya privilege. Tapi kalau kita tidak bisa menjaga perilaku, tidak berempati dan tidak berintegritas, maka penghormatan itu akan hilang. Sebaliknya, orang yang sederhana tetapi berperilaku baik, rajin beribadah dan suka menolong justru akan lebih dihormati oleh lingkungannya,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anang juga mengingatkan seluruh ASN agar tidak membiasakan diri melanggar aturan, sekecil apa pun bentuknya. Ia menilai pelanggaran yang dilakukan berulang kali dapat membentuk karakter yang buruk dan berdampak pada kinerja serta kehidupan sosial.

“Hati-hati, ketika kita membiasakan diri melanggar regulasi, lama-lama itu akan menjadi karakter. Kalau di kantor terbiasa melanggar, di luar kantor pun bisa melanggar. Semua perbuatan pasti ada konsekuensinya,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak ASN untuk selalu menyiapkan pertanggungjawaban kerja dengan baik, terutama dalam menghadapi proses pemeriksaan dan pengawasan. Kepatuhan terhadap regulasi dan akuntabilitas, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan profesional ASN.

“Siapa pun kita dan di posisi apa pun, tolong patuhi regulasi dan siapkan pertanggungjawaban dengan baik. Yang kita bawa sampai akhir bukan jabatan atau seragam, tetapi karakter dan integritas kita,” pungkasnya. (nab/zid)