DLH Kabupaten Probolinggo Gelar Lomba Pelestarian Lingkungan di 7 Ranu, Ajak Warga Jaga Alam Lewat The Seven Lakes Festival


Tiris, Lensaupdate.com - Dalam semangat mendukung gelaran The Seven Lakes Festival 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Pelestarian Lingkungan Hidup yang melibatkan tujuh danau alami (ranu) di wilayah Kecamatan Tiris.

Tujuh ranu yang menjadi lokasi kegiatan ini meliputi Ranu Segaran Desa Segaran, Ranu Agung dan Ranu Betok Desa Ranuagung, Ranu Merah dan Ranu Kerang Desa Andungsari, Ranu Katak Desa Ranugedang serta Ranu Argo Desa Tlogoargo.

Hasil penilaian dewan juri menetapkan Ranu Argo Desa Tlogoargo sebagai juara pertama, Ranu Betok Desa Ranuagung sebagai juara kedua dan Ranu Segaran Desa Segaran sebagai juara ketiga.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada lembaga dan kelompok masyarakat yang aktif menjaga ekosistem ranu, sekaligus ajakan untuk memperkuat partisipasi publik dalam pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Roby Siswanto melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan Suryana Nuring Perbawani menyampaikan lomba tersebut merupakan bagian dari strategi edukatif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan kawasan perairan alami.

“Lomba pelestarian lingkungan di tujuh ranu ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk penghargaan bagi masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Menurut Nuring, kawasan ranu memiliki fungsi ekologis yang vital, mulai dari penyediaan air, pengendalian banjir hingga habitat keanekaragaman hayati. Oleh sebab itu, upaya pelestarian harus dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan.

“Kami ingin memastikan bahwa lingkungan ranu tetap berfungsi sebagaimana mestinya untuk mendukung keberlanjutan hidup. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama, sebab tanpa kesadaran dan aksi nyata dari warga, pelestarian lingkungan sulit terwujud,” jelasnya.

Nuring menegaskan kegiatan ini juga selaras dengan semangat The Seven Lakes Festival 2025 yang tidak hanya berorientasi pada pariwisata tetapi juga menekankan aspek pelestarian alam.

“Harapannya dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan serta mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang bersih dan ramah lingkungan,” harapnya.

Lebih lanjut Nuring menambahkan festival ini memberi pesan kuat bahwa keindahan alam Kabupaten Probolinggo harus dijaga bersama. “DLH berkomitmen menjadikan momentum ini sebagai sarana edukasi publik untuk menjaga keseimbangan antara eksplorasi wisata dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (ren/zid)