Dinsos Kabupaten Probolinggo Terima Pemulangan PPKS ODGJ dari Dinsos Kabupaten Kediri


Probolinggo, Lensaupdate.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo menerima pemulangan satu orang klien Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dari Dinsos Kabupaten Kediri, Senin (24/11/2025). Proses ini merupakan bagian dari penanganan terpadu lintas daerah untuk memastikan warga terlantar mendapatkan perlindungan dan layanan sosial sesuai domisili asal.


Klien tersebut bernama Sholeh, sebelumnya ditemukan dalam kondisi linglung di wilayah Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Warga melaporkan keberadaan Sholeh kepada pihak berwenang, sebelum kemudian Dinsos Kabupaten Kediri menindaklanjuti dengan asesmen menyeluruh terkait kondisi sosial, identitas dan kebutuhan intervensi awal.

Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi antara Dinsos serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri, diketahui bahwa Sholeh merupakan warga Desa Brani Kulon Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Data identitas ini menjadi dasar pemulangan agar yang bersangkutan mendapatkan layanan rehabilitasi sosial berkelanjutan di daerah asal.

Joko dari Dinsos Kabupaten Kediri menyampaikan pemulangan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menangani warga terlantar, khususnya yang tergolong ODGJ. “Proses pemulangan ini tidak hanya bertujuan menertibkan data sosial di Kabupaten Kediri, tetapi juga memastikan setiap warga negara mendapatkan hak perlindungan sosial sesuai domisilinya,” ujarnya.

Menurut Joko, intervensi terhadap PPKS ODGJ terlantar tidak bisa dilakukan secara sepihak. Kolaborasi lintas daerah menjadi kunci keberhasilan dalam penyelesaian permasalahan sosial yang seringkali melibatkan mobilitas warga antar wilayah.

“Kami bersyukur Dinsos Kabupaten Probolinggo menyambut baik proses ini. Sinergi antar daerah seperti ini sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan sosial lintas wilayah,” jelasnya.

Setibanya di Kabupaten Probolinggo, Dinsos Kabupaten Probolinggo segera melakukan pendampingan awal sebelum menyerahkan Sholeh kepada pihak keluarga di Desa Brani Kulon. Pendampingan ini mencakup pemeriksaan kondisi fisik, identifikasi kebutuhan lanjutan serta memastikan keberlangsungan layanan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Samsul Hadi memberikan apresiasi atas respons cepat dan koordinasi yang dilakukan oleh Dinsos Kabupaten Kediri.

"Kerja sama lintas daerah merupakan upaya strategis dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Dukungan keluarga dan lingkungan turut menentukan keberhasilan proses rehabilitasi sosial bagi ODGJ," katanya.

Samsul berharap masyarakat dapat lebih aktif melaporkan keberadaan ODGJ terlantar atau warga dengan kondisi sosial rentan di lingkungannya. “Permasalahan sosial seperti ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kepedulian bersama, kita bisa membangun jejaring sosial yang kuat untuk memastikan setiap warga terlindungi,” jelasnya.

Lebih lanjut Samsul menambahkan Dinsos Kabupaten Probolinggo berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan jika diperlukan, terutama terkait rujukan layanan kesehatan jiwa dan monitoring kondisi sosial klien setelah kembali ke keluarga.

"Melalui kerja sama dan penanganan terpadu, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi warga terlantar yang tidak mendapatkan identitas, perlindungan maupun layanan sosial yang semestinya," pungkasnya. (mel/fas)