Dinkes Kabupaten Probolinggo Perkuat Sinergi UKS/M, Ciptakan Sekolah Sehat dan Anak Tumbuh Optimal


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah. Hal ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) yang digelar di Ruang Pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh penanggung jawab UKS dari 33 Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo, guru pembina UKS di sekolah dan madrasah serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya), Kementerian Agama (Kemenag), unsur kecamatan dan lintas sektor lainnya.

Rakor ini membahas berbagai strategi penguatan program UKS/M, mulai dari peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), deteksi dini kesehatan anak sekolah, hingga pembinaan sekolah dan madrasah sehat. Kegiatan juga dimanfaatkan untuk memetakan kondisi pelaksanaan UKS/M di tiap lembaga pendidikan melalui hasil stratifikasi yang lebih terukur.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Wahyu Utami mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam membentuk generasi muda yang sehat dan produktif.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah dan madrasah di Kabupaten Probolinggo memiliki layanan kesehatan dasar yang memadai serta lingkungan belajar yang sehat dan aman,” ujarnya.

Sri Wahyu Utami menambahkan, keberhasilan program UKS/M tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama antara dinas kesehatan, pendidikan dan Kemenag serta dukungan dari masyarakat dan pihak sekolah.

“UKS/M ini adalah tanggung jawab bersama. Anak-anak kita menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, sehingga kesehatan mereka juga menjadi bagian dari tanggung jawab kita semua,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan pembiasaan perilaku hidup sehat sejak dini agar dapat membentuk generasi yang tangguh dan berdaya saing di masa depan. “Peningkatan PHBS dan deteksi dini masalah kesehatan anak merupakan langkah nyata dalam mencegah berbagai penyakit serta memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal,” tegasnya.

Selain itu, Sri Wahyu menyampaikan hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan dalam merancang strategi pembinaan dan pendampingan UKS/M secara berkelanjutan.

“Kami akan menindaklanjuti hasil pemetaan dengan pembinaan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah, agar seluruh sekolah dan madrasah di Kabupaten Probolinggo dapat mencapai standar sekolah sehat,” imbuhnya. (nab/zid)