Kraksaan, Lensaupdate.com – Penyakit rabies masih menjadi ancaman serius bagi manusia maupun hewan peliharaan. Menyadari hal ini, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melalui UPT Puskeswan Dringu gencar mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi rabies.
Pesan itu disampaikan dalam program podcast LPPL Radio Bromo FM yang digelar di Gedung Islamic Center Kraksaan, Rabu (1/10/2025). Podcast yang dipandu penyiar Shasa ini menghadirkan narasumber Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.
“Rabies adalah penyakit mematikan, tapi sebenarnya bisa dicegah dengan vaksinasi. Karena itu, kita harus bertindak bersama. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” tegas Niko.
Sebagai tindak lanjut, Diperta akan membuka layanan vaksinasi rabies gratis pada Rabu (8/10/2025) di UPT Puskeswan Dringu, Jalan Raya Dringu Nomor 80 Probolinggo. Kuota hanya tersedia untuk 100 dosis, khusus bagi pemilik anjing dan kucing.
Peserta wajib membawa KTP, mendaftar melalui tautan resmi serta memenuhi syarat diantaranya hewan harus sehat, berusia di atas enam bulan dan tidak sedang bunting. Satu KTP hanya berlaku untuk satu hewan peliharaan.
Tak hanya vaksin, peserta juga akan mendapatkan minyak ikan gratis dan layanan konsultasi kesehatan hewan. Niko memastikan efek samping vaksin sangat ringan, biasanya hanya demam atau meriang akibat pembentukan antibodi.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberi pengetahuan tentang gejala rabies. Pada hewan, cirinya antara lain air liur berlebih, gerakan tidak terkoordinasi, takut air hingga perilaku agresif. Sementara pada manusia, bisa berupa demam tinggi, hilang nafsu makan, agresif hingga takut air.
Niko mengingatkan, bila digigit hewan terduga rabies, langkah darurat harus segera dilakukan.
“Cuci luka dengan sabun di bawah air mengalir selama 15 menit, oleskan obat luar seperti Betadine, lalu laporkan ke petugas kesehatan. Jika rabies sudah menyerang, tidak ada obatnya. Karena itu, lebih baik kita mencegah,” tegasnya.
Melalui vaksinasi massal dan edukasi berkelanjutan, Diperta Kabupaten Probolinggo berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga kesehatan keluarga dari ancaman rabies. (nab/zid)
