Wonomerto, Lensaupdate.com - Tim Pusat Riset Veteriner Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melakukan pengambilan sampel unggas di Kecamatan Wonomerto, Senin (29/9/2025). Kegiatan ini bertujuan mendeteksi potensi penyebaran penyakit Avian Influenza (AI).
Tim riset BRIN terdiri dari Dr. Drh. Muhammad Khaliim Jati Kusala, Aldise Mareta Nastri, Jezzy Renova Dewantari dan drh. Krisnoadi Rahardjo. Mereka disambut Medik Veteriner Muda Diperta drh. Novita Dwi Setyorini dan dokter hewan penyelia drh. Abdullah.
Sebanyak 150 unggas di tiga lokasi menjadi sasaran pengambilan sampel. Pertama, peternakan itik milik Guntur di Desa Sepuhgembol dengan 50 swab kloaka dan 15 sampel darah. Kedua, peternakan ayam Arab milik Ahmad Lega di Desa Sumberkare dengan jumlah sampel sama. Di lokasi ini ditemukan ayam sakit bahkan mati. Ketiga, peternakan ayam kampung milik Sugeng Sugianto di Sepuhgembol, dengan pengambilan 50 swab dan 15 sampel darah dari populasi terbatas.
Selain itu, tim memasang alat deteksi udara selama 30 menit di area peternakan untuk memastikan ada atau tidaknya cemaran virus AI di lingkungan sekitar.
Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Nikolas Nuryulianto, menjelaskan bahwa seluruh sampel akan dikirim ke laboratorium dan hasilnya diperkirakan keluar tiga minggu mendatang.
“Jika hasilnya positif, pengendalian dan pengobatan segera dilakukan. Jika negatif, status tersebut tetap harus dijaga dengan kebersihan, sanitasi, dan biosekuriti ketat,” ujarnya.
Niko menegaskan, deteksi dini sangat penting sebagai langkah preventif agar AI tidak berkembang menjadi wabah. “Harapannya, hasil uji nanti bisa menjadi dasar tindakan cepat sekaligus memperkuat surveilans kesehatan unggas di Probolinggo,” pungkasnya. ***
