Paiton, Lensaupdate.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok rentan. Seorang lansia terlantar bernama Tarjo, warga Desa Kalikajar Wetan Kecamatan Paiton resmi dipindahkan ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso, Selasa (30/9/2025).
Proses pengiriman dilakukan setelah melewati tahapan pendataan dan koordinasi lintas sektor. Hal ini untuk memastikan penanganan sesuai prosedur dan standar pelayanan sosial.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto menegaskan pengiriman lansia terlantar ke panti sosial merupakan bentuk perlindungan pemerintah terhadap masyarakat yang memerlukan perhatian khusus.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang layak bagi lansia yang tidak memiliki keluarga atau tidak mampu merawat diri. Ini bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Rachmad menyebut Tarjo yang hidup sebatang kara membutuhkan perhatian serius dari negara. “PSTW Bondowoso dipilih karena mampu memberikan pelayanan sosial, kesehatan hingga pemenuhan kebutuhan dasar secara menyeluruh,” jelasnya.
Ia menambahkan, Dinsos akan terus memantau perkembangan lansia yang dikirim ke PSTW Bondowoso. “Kami berharap Pak Tarjo bisa menikmati masa tuanya dengan lebih tenang, aman dan terlayani dengan baik,” imbuhnya.
Plt Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Probolinggo Samsul Hadi menjelaskan, pemindahan lansia ke PSTW merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial pemerintah daerah, khususnya bagi warga lanjut usia yang tidak memiliki penopang kehidupan.
“Di PSTW, lansia mendapat layanan intensif: perawatan harian, pemeriksaan kesehatan, kebutuhan makan serta pembinaan mental dan sosial. Ini penting agar mereka tetap memiliki kualitas hidup yang baik di usia senja,” ungkapnya.
Menurut Samsul, keberadaan PSTW Bondowoso strategis karena menampung lansia dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. “Kegiatan ini sekaligus implementasi visi perlindungan sosial terpadu yang digagas Pemprov Jatim. Bukti nyata bahwa Dinsos hadir untuk menciptakan sistem perlindungan sosial inklusif dan merata, demi masa depan yang lebih manusiawi bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (mel/fas)
