Banyuanyar, Lensaupdate.com - Puskesmas Klenang Kidul Kecamatan Banyuanyar melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) selama bulan Agustus 2025. Kegiatan ini menyasar 24 sekolah terdiri dari SD dan MI kelas 1, kelas 5 serta SMP dan MTs.
BIAS ini fokus pada pemberian vaksin MR (Measles-Rubella), DT (Difteri-Tetanus) dan HPV (Human Papillomavirus). Program imunisasi ini berlangsung mulai 1 hingga 31 Agustus 2025 dan ditargetkan dapat menjangkau 100% dari jumlah sasaran yang ditetapkan.
Kepala Puskesmas Klenang Kidul Muhamad Iskhak mengatakan program BIAS tahun ini menekankan perlindungan terhadap tiga penyakit utama yang berisiko menyerang anak-anak dan remaja.
“Anak-anak kelas 1 SD dan MI mendapatkan imunisasi MR (Campak dan Rubella) serta DT (Difteri dan Tetanus). Sementara untuk kelas 5 SD/MI, SMP dan MTs, khusus perempuan diberikan vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks,” katanya.
Menurut Iskhak, vaksinasi ini sangat penting karena menyasar usia rentan dan masa pertumbuhan awal anak yang merupakan momen penting dalam pembentukan kekebalan tubuh.
“Tujuan utama dari pelaksanaan BIAS ini adalah memberikan perlindungan dini terhadap penyakit menular yang masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok usia sekolah dasar hingga menengah pertama,” jelasnya.
Iskhak ingin memastikan anak-anak mendapatkan kekebalan yang optimal terhadap penyakit seperti campak, difteri, tetanus dan kanker serviks. “Imunisasi ini aman, gratis dan telah melalui uji klinis yang ketat,” tegasnya.
Lebih lanjut Iskhak menambahkan kanker serviks menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan dewasa dan pencegahan paling efektif adalah dengan imunisasi HPV sejak dini.
“Kami melibatkan guru dan orang tua agar mereka memahami pentingnya imunisasi ini. Sosialisasi sudah dilakukan sejak akhir Juli dan respon masyarakat sangat positif. Setiap sekolah mendapat jadwal kunjungan tim imunisasi dari Puskesmas lengkap dengan tenaga kesehatan profesional dan peralatan medis yang dibutuhkan,” tambahnya.
Iskhak menambahkan Puskesmas Klenang Kidul menargetkan cakupan 100% dari seluruh sasaran di 24 sekolah yang berada di wilayah kerjanya. Untuk itu, tim Puskesmas Klenang Kidul juga melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua murid yang masih ragu atau belum memberikan izin.
“Kami berkomitmen mencapai target penuh. Kalau ada siswa yang tidak hadir di hari imunisasi, kami akan lakukan kunjungan susulan ke rumah atau di sekolah pada hari lain,” pungkasnya. (ren/zid)
