Kraksaan, Lensaupdate.com - Kelurahan Semampir menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama dalam lomba baris-berbaris perlindungan masyarakat (linmas) desa dan kelurahan se-Kecamatan Kraksaan, Senin (25/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diikuti oleh 13 desa dan 5 kelurahan se-Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.
Dalam lomba ini, tim Linmas Kelurahan Semampir berhasil menunjukkan performa terbaiknya, mengungguli puluhan peserta lain melalui kekompakan, kedisiplinan serta kreativitas dalam melakukan 15 gerakan inti yang dinilai.
Dewan juri terdiri dari Danramil Kraksaan dan Kapolsek Kraksaan yang menilai dari berbagai aspek mulai dari ketepatan gerakan, ketegasan pemimpin regu hingga kerapian barisan.
“Semangat yang ditunjukkan oleh Linmas sangat luar biasa, bahkan peserta yang sudah lanjut usia tetap tampil optimal. Hal ini menunjukkan bahwa usia bukan halangan untuk berkontribusi bagi masyarakat, terutama dalam hal perlindungan dan keamanan,” kata Camat Kraksaan Puja Kurniawan.
Selain Kelurahan Semampir sebagai juara pertama, juara 2 diraih Desa Sidopekso, juara 3 diraih Desa Kandangjati Wetan, juara harapan 1 diraih Desa Alassumur Kulon dan juara harapan 2 diraih Desa Tamansari
Seluruh peserta mengikuti lomba dengan semangat nasionalisme yang tinggi. Acara diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Danramil Kraksaan Kapten Inf. Asto Kuswantoro Adjie didampingi Kapolsek Kraksaan dan para pelatih dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa dan kelurahan se-Kecamatan Kraksaan.
Menurut Puja, lomba ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi lebih sebagai sarana pelatihan kedisiplinan dan kekompakan bagi anggota Linmas. Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kapasitas Linmas dalam memberikan rasa aman dan nyaman dalam setiap kegiatan masyarakat, meningkatkan kemampuan baris-berbaris agar Linmas siap memimpin apel atau upacara di tingkat desa serta mendukung program pemerintah desa, baik dari aspek ketertiban, keamanan hingga penanganan gangguan sosial yang berpotensi terjadi.
“Kami ingin Linmas benar-benar menjadi garda depan dalam menjaga keamanan desa. Mereka tidak hanya siaga dalam kegiatan formal, tapi juga peka terhadap ancaman sosial di lingkungan masing-masing," jelasnya.
Dalam konteks kekinian jelas Puja, keberadaan Linmas menjadi semakin penting. Dengan maraknya berbagai potensi gangguan keamanan, dari konflik sosial hingga bencana alam, Linmas diharapkan menjadi mitra aktif pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
“Partisipasi aktif Linmas dalam kegiatan seperti lomba baris-berbaris juga merupakan bentuk penguatan karakter dan komitmen dalam menjaga stabilitas wilayah. Ajang seperti ini pun menjadi sarana untuk menyaring potensi anggota Linmas yang berkemampuan tinggi, sehingga dapat diarahkan ke pelatihan yang lebih lanjut,” pungkasnya. (nab/zid)
