Kraksaan, Lensaupdate.com – Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan mendapatkan pembelajaran ilmu tajwid sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid.
Pembelajaran yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2026) tersebut diikuti warga binaan dengan tertib dan antusias. Materi yang diberikan mencakup pengenalan hukum bacaan, makharijul huruf atau tempat keluarnya huruf hijaiyah, serta penerapan kaidah tajwid saat membaca ayat-ayat Al-Qur’an.
Melalui pembelajaran ini, warga binaan tidak hanya diarahkan untuk mengenali aturan membaca Al-Qur’an, tetapi juga berlatih menerapkannya agar bacaan menjadi lebih tepat.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan Trias Widigdo menyampaikan bahwa pembelajaran tajwid merupakan bagian dari pembinaan kepribadian untuk menumbuhkan nilai religius sekaligus membangun karakter warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya semakin baik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana untuk memberikan bekal positif kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan. "Kemampuan membaca Al-Qur’an yang semakin baik diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kecintaan terhadap kitab suci serta memperkuat kehidupan spiritual," jelasnya.
Rutan Kraksaan terus mengupayakan pembinaan yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan sikap warga binaan. Melalui kegiatan pembelajaran tajwid, warga binaan diharapkan semakin termotivasi mendalami Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam memperbaiki diri. (nab/zid)
