Kraksaan, Lensaupdate.com - Dua keluarga kurang mampu di Kecamatan Kraksaan memperoleh bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan total anggaran Rp50 juta. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo dan Baznas Provinsi Jawa Timur.
Penerima bantuan masing-masing adalah Musripa, warga Kelurahan Patokan, dan Bahri, warga Desa Sidopekso. Setiap keluarga memperoleh alokasi Rp25 juta, terdiri atas Rp20 juta dari Baznas Provinsi Jawa Timur dan Rp5 juta dari Baznas Kabupaten Probolinggo.
Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris di rumah Musripa, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi dua lembaga zakat untuk membantu mustahik yang membutuhkan tempat tinggal lebih layak.
“Alhamdulillah, kami bisa berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Jawa Timur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur diberikan bantuan Rp20 juta dan dari Baznas Kabupaten Probolinggo sebesar Rp5 juta,” ujarnya.
Menurut Muzammil, masing-masing rumah mendapatkan dukungan pendanaan dengan nominal yang sama. Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan rehabilitasi agar kondisi hunian penerima manfaat dapat diperbaiki.
Pengerjaan kedua rumah ditargetkan selesai dalam waktu 15 hari. Material bangunan direncanakan mulai didatangkan pada Kamis (5/11/2026), sedangkan pekerjaan fisik ditargetkan dimulai Sabtu (7/11/2026) setelah peletakan batu pertama.
“Insya Allah material mulai didatangkan dan pelaksanaan pembangunan ditargetkan mulai Sabtu atau Minggu. Kami memberikan target pengerjaan selama 15 hari agar masyarakat penerima bantuan bisa segera kembali menempati rumahnya setelah diperbaiki,” jelasnya.
Muzammil menilai dukungan Baznas Provinsi Jawa Timur membantu memperluas jangkauan program rehabilitasi rumah bagi masyarakat kurang mampu. Kolaborasi tersebut juga memperkuat program yang telah disiapkan Baznas Kabupaten Probolinggo.
Sebelumnya, Baznas Kabupaten Probolinggo telah merencanakan rehabilitasi terhadap lima rumah tidak layak huni. Tambahan dukungan untuk dua rumah di Kecamatan Kraksaan diharapkan dapat mempercepat upaya memperbaiki kondisi tempat tinggal para penerima manfaat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur atas tambahan bantuan dan kolaborasi ini. Bantuan tersebut sangat membantu para dhuafa atau mustahik di Kabupaten Probolinggo sekaligus mendukung program yang sudah kami rencanakan,” ungkapnya.
Ia berharap kerja sama antarlembaga Baznas dapat terus berlanjut sehingga bantuan rehabilitasi rumah bisa menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Bagi Baznas Kabupaten Probolinggo, program tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Perbaikan hunian diharapkan memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan aman bagi keluarga penerima manfaat. (nab/zid)
.jpeg)