Krejengan, Lensaupdate.com – Mengenali tanda bahaya kehamilan dan memeriksakan kondisi kesehatan secara rutin menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko komplikasi persalinan. Untuk memperkuat pemahaman tersebut, UPT Puskesmas Krejengan Kabupaten Probolinggo menggelar kelas ibu hamil secara rutin setiap bulan, termasuk di Polindes Desa Temenggungan, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan bidan dan perawat desa yang memberikan edukasi serta pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil. Melalui pendampingan tersebut, peserta didorong memahami kondisi kehamilannya, menjaga kesehatan dan mempersiapkan persalinan dengan lebih baik.
Kepala UPT Puskesmas Krejengan Nurul Avif Dwi Sukmana mengatakan kelas ibu hamil menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus kesiapan ibu selama menjalani masa kehamilan hingga menjelang persalinan.
“Melalui kelas ibu hamil, kami ingin memastikan para ibu mendapatkan pengetahuan dan pendampingan yang tepat selama kehamilan hingga menjelang persalinan. Pemeriksaan rutin dan pemahaman terhadap tanda bahaya kehamilan sangat penting agar risiko dapat dikenali lebih awal dan segera ditangani oleh tenaga kesehatan,” ujarnya.
Menurut Avif, pemeriksaan kehamilan secara teratur perlu diimbangi dengan keterbukaan ibu dalam menyampaikan keluhan kepada tenaga kesehatan. Dengan begitu, kondisi yang memerlukan perhatian dapat segera dikonsultasikan dan ditangani sesuai kebutuhan.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung kesehatan ibu hamil. Perhatian dan dukungan keluarga dapat membantu ibu merasa lebih nyaman serta mempersiapkan diri menghadapi proses persalinan.
“Saya berharap ibu hamil tidak melewatkan pemeriksaan kehamilan yang telah dijadwalkan serta aktif menyampaikan keluhan kepada bidan atau tenaga kesehatan. Dukungan keluarga juga diperlukan agar ibu merasa nyaman, memperoleh perhatian yang cukup dan siap menghadapi persalinan,” harapnya.
Pelaksanaan kelas ibu hamil di Desa Temenggungan berlangsung melalui pertemuan edukatif antara peserta dan tenaga kesehatan desa. Selain memperoleh informasi seputar kehamilan dan persiapan persalinan, peserta juga dapat berkonsultasi mengenai kondisi yang mereka alami serta mengikuti pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Avif berharap kegiatan bulanan tersebut dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
“Melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan ini, saya berharap kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan dan perawatan kehamilan semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan membantu mengurangi risiko komplikasi serta mendukung keselamatan ibu dan bayi,” terangnya.
Ia kembali mengajak para ibu hamil untuk mengikuti anjuran tenaga kesehatan selama kehamilan serta mempersiapkan persalinan melalui pemeriksaan yang teratur.
“Dengan pemeriksaan teratur, pengetahuan yang memadai serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan, persiapan menuju persalinan diharapkan berlangsung lebih aman,” pungkasnya.
Melalui kelas ibu hamil, Puskesmas Krejengan berupaya memperkuat edukasi dan pendampingan bagi ibu hamil agar semakin siap menghadapi persalinan serta mendukung kesehatan ibu dan bayi. (nab/zid)
