Korwil Dikdaya Kecamatan Sumberasih Kembangkan Literasi Numerasi Lewat Cergam dan Komik


Sumberasih, Lensaupdate.com - Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo mendorong penguatan literasi dan numerasi melalui pengembangan media pembelajaran kreatif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Cergam dan Komik Math Story Literasi dan Numerasi Guru yang digelar di SDN Sumberbendo 1, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi guru untuk mengembangkan kemampuan menyampaikan materi pembelajaran melalui cerita bergambar dan komik yang menarik, komunikatif serta dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Sebanyak 29 lembaga sekolah dasar (SD) negeri dan swasta di Kecamatan Sumberasih mengikuti perlombaan tersebut. Setiap sekolah mengirimkan dua peserta yang bekerja sama menyusun alur cerita, mengembangkan konten materi, membuat ilustrasi hingga menata tampilan karya.

Setelah melalui tahap penyisihan, sepuluh sekolah berhasil melaju ke babak final. Mereka adalah SDN Pesisir 1, SDN Pesisir 2, SDN Ambulu 2, SDN Pohsangitleres 2, SDN Banjarsari 3, SDN Sumurmati 1, SDN Laweyan 2, SDN Banjarsari 1, SDN Gili Ketapang 2 dan SDN Muneng Leres 3.

Pada babak final, penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek, yakni penguasaan materi literasi numerasi sebesar 40 persen, komunikasi dan penyajian 30 persen, serta kemampuan menjawab pertanyaan sebesar 30 persen.

Dewan juri terdiri atas Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura Nur Chabibah Umaroh yang mewakili Fasilitator Daerah (Fasda) Literasi Numerasi Jawa Timur, Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Wonomerto Burhanudin yang mewakili Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Probolinggo serta District Officer INOVASI Kabupaten Probolinggo Anwar Sutranggono.

Berdasarkan hasil penilaian, juara pertama diraih SDN Sumurmati 1, disusul SDN Banjarsari 3 sebagai juara kedua dan SDN Pesisir 1 sebagai juara ketiga. Sementara itu, juara harapan pertama diraih SDN Ambulu 2, harapan kedua SDN Laweyan 2 dan harapan ketiga SDN Pohsangitleres 2.

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Adi Wibowo bersama Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sumberasih Maini Yudiningsih.

Plt Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Adi Wibowo mengapresiasi kreativitas para guru yang terlibat dalam perlombaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang meraih juara, tetapi juga dari proses penciptaan inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan dan dikembangkan di sekolah.

“Bukan hanya lomba dan juara yang dikedepankan, tetapi proses inovasi atau praktik baik dari para peserta untuk pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa-siswi dan berimbas ke sekolah-sekolah lain agar nilai literasi dan numerasi pendidikan Kabupaten Probolinggo bisa kembali naik,” ujarnya.

Ia berharap karya cergam dan komik yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik. Praktik baik tersebut juga diharapkan dapat dibagikan kepada sekolah lain sehingga manfaatnya menjangkau lebih banyak siswa.

Sementara Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sumberasih Maini Yudiningsih menjelaskan lomba tersebut dilatarbelakangi penurunan capaian literasi dan numerasi pada Rapor Pendidikan tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 di Kecamatan Sumberasih. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan perlunya inovasi media pembelajaran yang menggabungkan kemampuan membaca, memahami informasi dan mengolah konsep numerasi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong guru merancang media pembelajaran yang integratif dan menyenangkan. Harapannya, upaya ini dapat mendukung peningkatan capaian literasi numerasi pada Rapor Pendidikan tahun 2026 sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar murid,” katanya.

Menurut Maini, perlombaan ini juga dirancang untuk mengukur kemampuan guru dalam memahami petunjuk dan informasi, kemudian mengolahnya menjadi materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Agar hasil kegiatan memberikan manfaat jangka panjang, seluruh karya yang memenuhi standar direncanakan dihimpun dalam perpustakaan digital berbentuk flipbook atau PDF. Melalui penyediaan tersebut, guru-guru di Kecamatan Sumberasih diharapkan dapat mengakses dan menggunakan karya peserta sebagai sumber belajar.

“Kegiatan ini dirancang agar tidak berhenti sebagai agenda seremonial setelah pengumuman pemenang. Seluruh karya yang memenuhi standar direncanakan dikompilasi menjadi perpustakaan digital dalam format flipbook atau PDF sehingga dapat diakses dan dimanfaatkan bersama oleh guru-guru di Kecamatan Sumberasih,” jelasnya.

Selain perpustakaan digital, karya yang meraih juara pertama, kedua, ketiga serta harapan pertama, kedua dan ketiga direncanakan dicetak untuk ditempatkan di pojok baca sekolah. Dengan demikian, hasil kreativitas guru dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan yang memadukan cerita dengan konsep numerasi.

Maini berharap kegiatan tersebut mampu mendorong semakin banyak guru untuk berinovasi, bertukar pengalaman dan mengembangkan metode pembelajaran yang kontekstual.

“Harapan kami, karya yang dihasilkan tidak hanya menjadi kebanggaan peserta, tetapi juga bisa digunakan bersama sebagai sumber belajar. Dengan demikian, kreativitas guru dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan literasi numerasi dan peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Sumberasih,” pungkasnya.

Melalui pengembangan cergam dan komik Math Story, Korwil Disdikdaya Kecamatan Sumberasih berharap pembelajaran literasi dan numerasi semakin menarik serta mudah dipahami siswa. Pemanfaatan karya secara berkelanjutan juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah setempat. (put/zid)