PMI Kabupaten Probolinggo Edukasi Siswa SDN Kedungdalem 1 Cegah TBC dan Leptospirosis


Dringu, Lensaupdate.com - Kebiasaan hidup bersih sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyakit. Melalui edukasi kesehatan di SDN Kedungdalem 1, Kecamatan Dringu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo mengenalkan bahaya tuberkulosis (TBC), leptospirosis serta pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada para siswa.

Edukasi yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah pada Rabu (21/10/2026) tersebut merupakan bagian dari kerja sama program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Paiton Energy dengan PMI Pusat.

Para siswa mendapatkan pembekalan mengenai penyakit yang perlu diwaspadai dan kebiasaan sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini diharapkan membantu mereka memahami pentingnya menjaga kebersihan diri serta lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah.

TBC dan leptospirosis menjadi bagian dari materi edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan siswa terhadap risiko penyakit. Selain mengenali penyakit tersebut, siswa juga diajak memahami bahwa perilaku hidup bersih dan sehat perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Ketua Bidang Organisasi, Informasi dan Komunikasi, Pendidikan dan Pelatihan PMI Kabupaten Probolinggo Soedjono menyampaikan bahwa promosi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat, termasuk di kalangan anak usia sekolah.

“Pembekalan kepada siswa juga berkaitan dengan peningkatan pemahaman tentang pengurangan risiko bencana, adaptasi terhadap perubahan iklim dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat,” katanya.

Menurutnya, edukasi sejak dini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan siswa mengenai kesehatan, tetapi juga membentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kemampuan mengenali risiko di sekitarnya.

“Edukasi kesehatan sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk membangun kebiasaan positif. Pemahaman yang diperoleh siswa diharapkan dapat diterapkan secara konsisten sekaligus dibagikan kepada keluarga dan teman sebaya,” harapnya.

PMI Kabupaten Probolinggo berharap materi yang diberikan dapat diterapkan dalam keseharian siswa. Kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan diharapkan tumbuh menjadi bagian dari aktivitas di sekolah maupun di rumah.

“Harapannya, kebiasaan hidup sehat dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari keseharian siswa di lingkungan sekolah maupun di rumah,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri pengurus Pelayanan Kesehatan Sosial PMI Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah, Kepala Markas PMI Kabupaten Probolinggo Yusuf Wibisono, staf Markas PMI, relawan penanggung jawab promosi kesehatan serta relawan Markas PMI Kabupaten Probolinggo. (nab/zid)