IBI KabupatenProbolinggo Ingatkan Perempuan Tak Abaikan Deteksi Kanker Serviks


Kraksaan, Lensaupdate.com - Kanker serviks dapat berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Kondisi ini membuat perempuan perlu memahami pentingnya pemeriksaan dini agar kelainan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat. Pesan tersebut disampaikan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Probolinggo melalui edukasi kesehatan di LPPL Radio Bromo FM, Sabtu (10/10/2026).

Ketua IBI Cabang Kabupaten Probolinggo Ulil Badruwati menjelaskan deteksi dini menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker leher rahim. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu munculnya gejala sebelum berkonsultasi mengenai pemeriksaan kesehatan reproduksi.

“Kanker serviks ini perlu diwaspadai karena pada stadium awal sering kali belum menunjukkan gejala. Karena itu, perempuan perlu melakukan deteksi dini agar apabila ditemukan kelainan, penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Dalam podcast yang dipandu penyiar Kia tersebut, Ulil menjelaskan sejumlah metode pemeriksaan yang dapat digunakan untuk mendeteksi kanker serviks, yakni tes HPV DNA, Pap smear, dan pemeriksaan IVA.

Pemilihan metode pemeriksaan dapat dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan atau fasilitas pelayanan kesehatan sesuai usia dan kondisi masing-masing perempuan.

“Masyarakat dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh informasi mengenai pemeriksaan yang sesuai dengan usia dan kondisi masing-masing,” jelasnya.

Selain pemeriksaan, Ulil menekankan pentingnya vaksinasi HPV sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker serviks. Ia menyebutkan pemerintah telah menyediakan program imunisasi HPV bagi anak perempuan usia sekolah untuk memberikan perlindungan sejak dini.

“Pencegahan paling baik dilakukan sejak dini. Karena itu, masyarakat perlu memanfaatkan program vaksinasi HPV dan tidak menunda pemeriksaan kesehatan,” terangnya.

Wakil Ketua II IBI Cabang Kabupaten Probolinggo Ika Agustina mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada promosi produk herbal atau ramuan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Menurut Ika, penggunaan produk yang tidak tepat berpotensi mengganggu keseimbangan bakteri baik yang berperan dalam menjaga kesehatan organ kewanitaan.

“Jangan sembarangan menggunakan obat herbal atau ramuan, karena sesuatu yang kita masukkan ke dalam organ sensitif dapat berpengaruh terhadap kesehatannya,” pesannya.

Kegiatan edukasi tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center, Jalan Rengganis Nomor 1, Kraksaan. Melalui siaran radio, IBI Kabupaten Probolinggo menyampaikan informasi mengenai deteksi dini kanker serviks, vaksinasi HPV, dan pemilihan produk perawatan organ kewanitaan yang aman.

IBI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan memanfaatkan layanan kesehatan untuk memperoleh informasi serta pemeriksaan yang sesuai.

Peningkatan kesadaran mengenai pencegahan dan deteksi dini diharapkan membantu perempuan mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kesehatan, termasuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. (nab/zid)

Baca Juga :