Asap Hilang di Blok Penggol, BPBD Kabupaten Probolinggo Pantau Api Bromo


Sukapura, Lensaupdate.com - Perkembangan kebakaran kawasan Gunung Bromo terus dipantau BPBD Kabupaten Probolinggo. Setelah sebelumnya masih terlihat titik api di sejumlah lokasi, pemantauan terbaru menunjukkan kawasan Blok Penggol sudah tidak lagi terlihat asap.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, kondisi tersebut diketahui berdasarkan pemantauan dari Posko Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada pagi hari.

“Untuk pagi ini, pemantauan dari Posko TNBTS bahwa yang di Blok Penggol sudah tidak ada asap sama sekali,” ungkap Oemar.

Meski demikian, kondisi tersebut belum membuat pemantauan terhadap kawasan Bromo dihentikan. Sebab, pada sore sebelumnya masih ditemukan titik api kecil di beberapa lokasi.

Oemar menyebut titik api sebelumnya terlihat di Blok Penggol dan Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies. “Yang pertama kemarin sore sempat terlihat masih adanya titik api kecil di daerah Blok Penggol dan Lembah Watangan,” katanya.

Menurut Oemar, titik api kecil yang terlihat tersebut dimungkinkan merupakan sisa pembakaran yang sudah hampir habis. Namun, kondisi kawasan yang relatif kering tetap menjadi perhatian dalam melihat perkembangan kebakaran.

“Bisa jadi itu adalah sisa-sisa pembakaran yang sudah habis karena di sekitarnya sudah kering, mendekati puncaknya,” jelasnya.

Selain dua lokasi tersebut, titik api juga masih terlihat di kawasan atas Pos Jantur dan Jemplang pada pemantauan sore sebelumnya.

“Kemudian yang kedua, kemarin sore pun juga masih ada titik api atau api di daerah atas Jantur dan juga di daerah Jemplang,” terangnya.

BPBD Kabupaten Probolinggo masih menunggu pembaruan informasi untuk mengetahui perkembangan terbaru di kawasan Lembah Watangan dan Jemplang. Pemantauan dilakukan dengan mengikuti informasi dari lapangan dan Posko TNBTS.

“Untuk yang di Lembah Watangan ataupun yang di Jemplang masih belum terinfo, menunggu update selanjutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk kawasan di atas Pusung Jantur, Oemar menyebut masih terdapat informasi mengenai keberadaan kondisi yang perlu dipantau. Lokasi tersebut kemungkinan masuk wilayah Kabupaten Lumajang.

“Namun yang di blok di atasnya Pusung Jantur masih ada dan itu mungkin masuk di wilayah Kabupaten Lumajang,” tambahnya.

Perkembangan kondisi di masing-masing titik menjadi perhatian karena kebakaran terjadi di tengah kondisi kawasan yang kering. Karena itu, informasi dari hasil pemantauan lapangan terus diikuti untuk mengetahui apakah titik api yang sebelumnya terlihat benar-benar telah padam atau masih memerlukan pemantauan lebih lanjut.

BPBD Kabupaten Probolinggo hingga kini tetap memantau perkembangan kebakaran kawasan Bromo, khususnya lokasi yang sebelumnya dilaporkan masih terdapat api maupun titik asap. (put/zid)

Baca Juga :