Probolinggo, Lensaupdate.com - Semangat membangun budaya hidup sehat sekaligus mengembangkan potensi wisata olahraga ditunjukkan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin melalui kegiatan gowes bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, Minggu (26/7/2026). Mengayuh sepeda sejauh hampir 25 kilometer, rombongan menyusuri berbagai kawasan kota untuk memetakan potensi jalur olahraga yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata baru.
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut melibatkan Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Gowes dimulai tepat pukul 06.00 WIB dari Rumah Jabatan Wali Kota di Jalan Panglima Sudirman Nomor 1.
Rute perjalanan melintasi Jalan Brantas, Jalan Gus Dur, Jalan Kerinci, Jalan Semeru, kawasan SMK Negeri 4, Jalan Deandles, Jalan Kelud hingga Ketapang. Dari Pos Polisi Ketapang, rombongan bergerak menuju kawasan tambak Gang Gayam sebagai titik transit pertama sebelum melanjutkan perjalanan.
Setelah beristirahat sejenak, rombongan kembali mengayuh sepeda melewati kawasan utara menuju Pantai Permata, Jalan Anggrek, Jalan Banda, Benteng Mayangan, Jalan Patiunus, kawasan Jati Tengah, SMP Negeri 3, Jalan Serma Abdul Rahman, Jalan Raden Wijaya, depan Kantor Kelurahan Wiroborang hingga kawasan Patung Sapi Belo'an. Perjalanan kemudian berlanjut melalui Jalan Priksan, Jalan Abdul Hamid, Jalan Pahlawan, Brak dan berakhir di Jalan Wahidin, sebelum seluruh peserta menutup kegiatan dengan sarapan bersama.
Meski menempuh lintasan yang cukup panjang dengan karakter jalan yang beragam, mulai dari jalan utama, kawasan permukiman hingga lorong-lorong kota, Wali Kota Aminuddin tetap terlihat bugar hingga mencapai garis akhir.
"Barusan kita selesai bersepeda pagi menyusuri jalan-jalan, lorong-lorong, gang-gang di Kota Probolinggo. Ternyata tadi kita sudah mengitari hampir separuh wilayah kota, 25 kilometer. Alhamdulillah masih kuat, bahkan kalau ditambah lagi juga masih sanggup," ujarnya.
Namun, menurut Aminuddin, tujuan utama gowes tersebut bukan sekadar menjaga kebugaran tubuh. Kegiatan itu juga menjadi sarana untuk meninjau secara langsung potensi kawasan yang dapat dikembangkan sebagai jalur wisata olahraga di Kota Probolinggo.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan hutan mangrove yang menghubungkan Pilang, Gayam hingga tembus ke Jalan Anggrek. Kawasan tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan suasana alam yang masih asri di tengah kawasan perkotaan.
Ia menilai jalur tersebut sangat potensial dikembangkan menjadi lintasan bersepeda dan jogging track yang mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan. Selain menjadi ruang olahraga terbuka, kawasan itu juga dapat memperkuat daya tarik wisata berbasis alam yang dimiliki Kota Probolinggo.
"Yang paling penting tadi kita menyusuri sepanjang hutan bakau dari Pilang dan Gayam sampai tembus ke Anggrek. Ini menjadi salah satu alternatif untuk membuat jalur bersepeda maupun jogging track. Nanti akan kita komunikasikan dengan Perhutani agar bisa dipersiapkan dengan baik," katanya.
Rencana pengembangan jalur tersebut juga diarahkan untuk mendukung berbagai agenda daerah. Salah satunya sebagai rute napak tilas dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
"Mudah-mudahan dengan persiapan yang matang, nanti pada 17 Agustus kita bisa membuat rute napak tilas sekitar 17 kilometer melalui jalur yang tadi kita pantau," tambahnya.
Selain memetakan jalur wisata olahraga, kegiatan gowes ini juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Probolinggo untuk memantau kondisi infrastruktur jalan, ruang terbuka hijau, kebersihan lingkungan hingga berbagai potensi pengembangan kawasan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya Kota Probolinggo sebagai kota yang sehat, ramah pesepeda dan memiliki destinasi wisata olahraga yang semakin menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. (mel/fas)
