PMI Kabupaten Probolinggo Kawal Operasi Katarak Gratis Dua Anak, Wujudkan Harapan Melihat Dunia Lebih Terang


Jember, Lensaupdate.com - Komitmen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan kembali diwujudkan melalui pendampingan terhadap dua anak penderita katarak yang menjalani operasi gratis di Rumah Sakit Bina Sehat Jember, Jumat (3/7/2026).

Program kemanusiaan tersebut merupakan hasil kerja sama PMI Kabupaten Probolinggo dengan John Fawcett Foundation (JFF) Indonesia sebagai upaya memberikan akses layanan operasi katarak bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Dua pasien yang berasal dari Kecamatan Banyuanyar dan Kecamatan Kraksaan itu telah diberangkatkan dari Markas PMI Kabupaten Probolinggo di Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan pada Rabu (1/7/2026). Sebelum menjalani tindakan operasi, keduanya mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh pada Kamis (2/7/2026) untuk memastikan kondisi tubuh mereka layak menjalani prosedur medis.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat oleh tim dokter, operasi katarak berhasil dilaksanakan dengan lancar pada Jumat (3/7/2026).

Selama proses pelayanan berlangsung, PMI Kabupaten Probolinggo tidak hanya memfasilitasi keberangkatan pasien, tetapi juga memberikan pendampingan secara langsung. Empat orang pengurus PMI, yakni Juwono P. Utomo, Ismail Pandji, Rusdjianto dan Dewi Korina, turut mendampingi pasien beserta keluarga sejak persiapan hingga pascaoperasi.

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian PMI dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan layanan kesehatan spesialis.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian bakti sosial operasi katarak anak hasil kolaborasi PMI Kabupaten Probolinggo bersama John Fawcett Foundation Indonesia dapat berjalan dengan baik. Kami berharap operasi ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi kedua anak tersebut," katanya.

Menurut Adi, setelah menjalani operasi kedua pasien dijadwalkan mengikuti pembukaan perban sekaligus pemeriksaan lanjutan pada Sabtu (4/7/2026). Apabila hasil evaluasi menunjukkan kondisi mata berkembang dengan baik, keduanya diperbolehkan kembali ke Kabupaten Probolinggo.

"Setelah pembukaan perban akan dilakukan pemeriksaan kembali. Jika hasilnya baik, kedua pasien dapat pulang dan melanjutkan masa pemulihan di rumah," jelasnya.

Adi berharap keberhasilan operasi tersebut mampu mengembalikan kualitas penglihatan kedua anak sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari tanpa hambatan.

"Kami berharap mereka memperoleh kesembuhan yang optimal sehingga bisa kembali belajar, mengejar cita-cita dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan kemanusiaan tersebut, mulai dari John Fawcett Foundation Indonesia, PT POMI Paiton Energy, tim dokter JFF, tenaga medis hingga Rumah Sakit Bina Sehat Jember.

"Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak penderita katarak. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," pungkasnya.

Program operasi katarak gratis tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PMI Kabupaten Probolinggo dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan dan dunia usaha, PMI berharap semakin banyak warga, khususnya anak-anak dengan gangguan penglihatan, memperoleh kesempatan mendapatkan layanan medis berkualitas tanpa terbebani biaya. (put/zid)