Pajarakan, Lensaupdate.com – Kemampuan bahasa Inggris kini menjadi salah satu syarat penting untuk melanjutkan pendidikan, meraih beasiswa, hingga memasuki dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, MAN 2 Probolinggo memperkuat kompetensi siswanya melalui pelatihan TOEFL ITP bekerja sama dengan The Beny English College.
Program bertajuk National Workshop on TOEFL ITP Training and Testing yang digelar di Auditorium MAN 2 Probolinggo, Jumat (24/7/2026), tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga simulasi tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan awal peserta sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi ujian berstandar internasional.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan English Class Program (ECP), program unggulan madrasah yang difokuskan pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris secara terstruktur dan berkelanjutan.
Seluruh peserta ECP mengikuti pelatihan intensif yang dipandu langsung oleh CEO The Beny English College, Beny Hamdani. Selama workshop, siswa mempelajari format TOEFL ITP, sistem penilaian, teknik mengatur waktu, hingga strategi menjawab soal secara efektif.
Tidak hanya memahami teori, peserta juga berlatih menyelesaikan berbagai tipe soal yang umum muncul dalam tiga bagian utama TOEFL ITP, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Melalui simulasi tersebut, siswa dapat mengetahui kemampuan awal mereka sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum mengikuti tes resmi.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 2 Probolinggo Dian mengatakan penguatan kemampuan bahasa Inggris merupakan bagian dari strategi madrasah dalam menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
"Penguatan kompetensi bahasa Inggris melalui TOEFL ITP akan membuka lebih banyak peluang bagi peserta didik, baik untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh beasiswa maupun mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia akademik dan dunia kerja. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi budaya akademik yang terus berkembang di MAN 2 Probolinggo," ujarnya.
Menurut Dian, kemampuan berbahasa Inggris saat ini tidak lagi menjadi nilai tambah semata, tetapi telah menjadi kompetensi dasar yang dibutuhkan di berbagai bidang.
Hal senada disampaikan Koordinator English Class Program (ECP) Deni. Ia menilai workshop tersebut merupakan investasi akademik jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi masa depan peserta didik.
"Workshop ini bukan sekadar pelatihan menghadapi tes, tetapi merupakan upaya membangun budaya belajar bahasa Inggris yang berkualitas. Kolaborasi dengan The Beny English College semakin memperkuat English Class Program sehingga peserta didik memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi bahasa Inggris sesuai standar internasional," katanya.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di era global.
"Penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Saya berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masa depan," tuturnya.
Sementara CEO The Beny English College Beny Hamdani menegaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris kini menjadi kebutuhan strategis, terutama bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi unggulan atau mengikuti program beasiswa.
"Harapan kami, peserta tidak hanya memperoleh skor TOEFL ITP yang lebih baik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk melanjutkan pendidikan, meraih beasiswa dan berkompetisi di tingkat internasional," ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan akademik, kerja sama ini diharapkan mampu membangun budaya belajar bahasa Inggris yang lebih kuat di lingkungan madrasah. Dengan latihan yang berkelanjutan, siswa tidak hanya siap menghadapi tes TOEFL ITP, tetapi juga memiliki bekal komunikasi yang dibutuhkan di dunia pendidikan dan dunia kerja.
Kolaborasi antara MAN 2 Probolinggo dan The Beny English College menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari hasil belajar di kelas. Pembekalan kompetensi global seperti TOEFL ITP menjadi langkah strategis untuk mencetak lulusan yang adaptif, berdaya saing, dan siap memanfaatkan peluang pendidikan maupun karier di tingkat nasional hingga internasional. (nab/zid)
