Kraksaan, Lensaupdate.com - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui pelaksanaan Pencapaian Pramuka Garuda Tahun 2026. Sebanyak 1.842 calon Pramuka Garuda dari berbagai golongan mengikuti rangkaian kegiatan yang resmi dibuka di Hutan Kota Kraksaan, Senin (27/7/2026).
Program ini menjadi salah satu langkah Kwarcab Probolinggo dalam mencetak anggota Pramuka yang memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri serta siap berkontribusi bagi masyarakat. Predikat Pramuka Garuda sendiri merupakan penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada anggota yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan dan menunjukkan kualitas diri secara menyeluruh.
Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo, Ketua Kwartir Ranting se-Kabupaten Probolinggo, para pembina gugus depan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo.
Untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan, pencapaian Pramuka Garuda dibagi menjadi tiga wilayah. Wilayah timur menjadi lokasi dengan peserta terbanyak 784 calon Pramuka Garuda. Sementara wilayah tengah diikuti 535 peserta dan wilayah barat sebanyak 523 peserta.
Seluruh peserta berasal dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega. Sebelum mengikuti kegiatan pencapaian, mereka telah menjalani proses pembinaan dan memenuhi berbagai persyaratan, termasuk Syarat Kecakapan Umum (SKU) serta Syarat Kecakapan Khusus (SKK).
Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan predikat Pramuka Garuda bukan sekadar penghargaan, melainkan simbol keberhasilan anggota Pramuka dalam membentuk karakter, kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
"Pramuka Garuda adalah simbol kehormatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka. Untuk mencapainya, adik-adik telah melalui Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK) serta berbagai persyaratan lainnya. Ini bukan sekadar tentang lencana, tetapi tentang sikap, tanggung jawab dan pengabdian," ujarnya.
Menurut Hary, pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan masa depan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Ia menambahkan, kegiatan pencapaian Pramuka Garuda juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat mencintai tanah air, meningkatkan disiplin serta membangun kemandirian peserta sesuai nilai Dwi Dharma dan Dasa Dharma Pramuka.
"Garuda adalah burung yang terbang tinggi. Artinya cita-cita kita juga harus tinggi. Saya berharap melalui kegiatan ini adik-adik semakin mencintai tanah air, memiliki kedisiplinan, mandiri serta berakhlak mulia sesuai Dwi Darma dan Dasa Dharma Pramuka," jelasnya.
Hary turut memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kwartir Ranting, gugus depan, para pembina, hingga orang tua yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan kepramukaan di Kabupaten Probolinggo. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Probolinggo berharap semakin banyak anggota Pramuka yang mampu meraih predikat Garuda dan menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, integritas dan kepedulian sosial sebagai bekal menyongsong tantangan masa depan. (nab/zid)

