Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo Perkuat Mutu Pendidikan Kesetaraan


Sumberasih, Lensaupdate.com - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Forkom PKBM) Kabupaten Probolinggo memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan kesetaraan menjelang Tahun Pelajaran 2026/2027. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Sekretariat PKBM Setia, Kecamatan Sumberasih, Minggu (19/7/2026).

Rakor mengusung tema "Peningkatan Mutu Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2026/2027" dan diikuti kepala, operator serta bendahara dari sembilan PKBM di Kabupaten Probolinggo. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan langkah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

Kesembilan PKBM yang hadir meliputi PKBM Bintang Ansoruna Bantaran, PKBM Barokah Bantaran, PKBM Mandiri Leces, PKBM Setia Sumberasih, PKBM Insan Cendekia Besuk, PKBM Kartini Maron, PKBM Nurul Falah Paiton, PKBM Tegar Mandiri Banyuanyar dan PKBM Tunas Karya Kuripan.

Ketua Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo Mohamad Holili mengatakan peningkatan kualitas pendidikan kesetaraan harus menjadi prioritas seluruh penyelenggara PKBM agar mampu memberikan layanan pendidikan yang profesional dan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Melalui rapat koordinasi ini kami ingin meningkatkan mutu layanan pendidikan kesetaraan sekaligus memperkuat manajemen penyelenggaraan PKBM. Dengan demikian, seluruh lembaga memiliki standar pelayanan yang semakin baik dan berkualitas," katanya.

Menurut Holili, sejumlah agenda penting dibahas dalam rakor, mulai dari persiapan penerimaan warga belajar baru, evaluasi pelaksanaan program pendidikan kesetaraan, penguatan layanan satu pintu hingga penyempurnaan tata kelola kelembagaan.

"Persiapan yang matang akan mendukung kelancaran proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh PKBM perlu memiliki persepsi dan langkah yang sama," jelasnya.

Selain memperkuat koordinasi, Forkom PKBM juga mendorong peningkatan sinergi antar lembaga agar pelaksanaan program pendidikan nonformal dapat berjalan lebih efektif. "Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan kesetaraan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan PKBM," lanjutnya.

Holili menambahkan hasil rakor akan ditindaklanjuti melalui kegiatan pendampingan dan verifikasi di seluruh PKBM di Kabupaten Probolinggo. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap lembaga memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan.

"Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh PKBM mampu memberikan layanan pendidikan kesetaraan yang berkualitas, sehingga masyarakat memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik dan sesuai standar," tegasnya.

Melalui rakor ini, Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo berharap seluruh PKBM semakin siap menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan pelayanan pendidikan nonformal yang lebih profesional, berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (mel/fas)