Dinsos Kabupaten Probolinggo Perkuat Layanan Penyandang Disabilitas


Wonomerto, Lensaupdate.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Melalui Dinas Sosial (Dinsos), berbagai alat bantu disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai upaya mendukung kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kecamatan Wonomerto pada Jum'at (24/7/2026). Program ini menjadi bagian dari pelayanan sosial yang difokuskan untuk memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses terhadap fasilitas yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Dinsos Kabupaten Probolinggo menyerahkan sejumlah alat bantu berupa kursi roda, kruk, dan alat bantu dengar. Bantuan diberikan setelah melalui proses pendataan dan asesmen sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima.

Tiga warga menerima bantuan sesuai kebutuhannya. Martuk memperoleh kursi roda untuk mendukung mobilitas sehari-hari, Osnan menerima kruk sebagai alat bantu berjalan, sedangkan Timah mendapatkan alat bantu dengar guna meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Samsul Hadi mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap penyandang disabilitas agar mereka dapat menjalani aktivitas secara lebih mandiri.

Menurutnya, setiap bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kondisi fisik penerima sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

"Bantuan alat bantu disabilitas ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Sosial dalam meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup penyandang disabilitas. Kami berharap bantuan ini benar-benar membantu penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik," katanya.

Ia menjelaskan, kursi roda memiliki peran penting dalam meningkatkan mobilitas penyandang disabilitas yang mengalami hambatan fisik. Dengan alat tersebut, penerima diharapkan lebih mudah beraktivitas di lingkungan rumah maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Sementara itu, bantuan kruk diberikan kepada penyandang disabilitas yang masih memiliki kemampuan berjalan, tetapi membutuhkan penyangga agar dapat bergerak dengan lebih aman dan nyaman.

Adapun alat bantu dengar ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi penerima manfaat. Dengan dukungan perangkat tersebut, penyandang disabilitas diharapkan dapat berinteraksi lebih baik dengan keluarga, lingkungan sekitar, maupun saat mengakses layanan publik.

Samsul menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas tidak berhenti pada penyaluran bantuan alat bantu. Dinsos Kabupaten Probolinggo akan terus mengembangkan pelayanan rehabilitasi sosial agar kelompok rentan memperoleh hak yang sama dalam menjalani kehidupan yang layak.

"Kami ingin penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri, produktif dan sejahtera. Karena itu pelayanan kepada kelompok rentan akan terus menjadi perhatian kami," tegasnya.

Ia juga mengajak keluarga dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial. Menurutnya, terciptanya lingkungan yang inklusif membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, keluarga dan masyarakat.

Melalui program bantuan penyandang disabilitas Kabupaten Probolinggo, pemerintah berharap akses terhadap pelayanan sosial semakin merata. Kehadiran alat bantu yang sesuai kebutuhan diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, komunikasi serta kemandirian para penerima manfaat.

Selain memenuhi kebutuhan dasar, program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang lebih ramah disabilitas. Dengan pelayanan yang berkelanjutan, Dinsos berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang mampu menjalani kehidupan secara produktif, mandiri dan memperoleh kesempatan yang setara sebagai warga negara. (mel/fas)