Kotaanyar, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan pembangunan infrastruktur di Desa Tambak Ukir Kecamatan Kotaanyar akan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Probolinggo pada tahun 2027. Kepastian tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke desa tersebut, Rabu (22/7/2026).
Kunjungan diawali dengan meninjau kondisi ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan. Bupati Haris kemudian mengunjungi rumah Kepala Desa Tambak Ukir Moh. Tarsan yang beberapa waktu lalu hangus terbakar untuk melihat langsung dampak musibah sekaligus menyerahkan bantuan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo.
Dalam kunjungan itu, Bupati Haris didampingi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kotaanyar Hari Pribadi serta unsur Forkopimka Kotaanyar.
Usai peninjauan, rombongan menggelar dialog bersama masyarakat di rumah orang tua Kepala Desa Tambak Ukir. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian warga mengemuka, mulai dari kerusakan jalan, kebutuhan penerangan jalan umum (PJU), peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, tingginya angka pernikahan dini hingga keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Haris meminta perangkat daerah terkait segera menyusun langkah prioritas agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap sesuai perencanaan pembangunan daerah.
"Kami datang bukan hanya untuk melihat musibah kebakaran yang dialami Kepala Desa Tambak Ukir, tetapi juga memastikan secara langsung kondisi infrastruktur serta kebutuhan dasar masyarakat di desa ini," katanya.
Menurut Bupati Haris, hasil peninjauan lapangan telah dibahas bersama OPD terkait sehingga proses penyusunan program pembangunan bisa segera dimulai.
"Insya Allah semuanya sudah kami bahas. Harapan kami, awal tahun nanti proses pembangunan sudah mulai berjalan karena infrastruktur ini memang menjadi kebutuhan utama masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus pembangunan akan diarahkan pada perbaikan ruas jalan sepanjang lebih dari tujuh kilometer yang menghubungkan empat desa. Jalan tersebut telah dimasukkan sebagai salah satu usulan prioritas pembangunan tahun 2027.
"Ruas jalan ini menghubungkan empat desa dengan panjang sekitar tujuh kilometer lebih. Saya sudah meminta agar program ini menjadi prioritas, termasuk dilakukan pavingisasi sehingga akses masyarakat menjadi lebih baik," tegasnya.
Selain peningkatan infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga akan memperkuat pelayanan dasar melalui pemasangan PJU, peningkatan layanan kesehatan di Polindes serta penanganan berbagai persoalan sosial yang berkembang di wilayah tersebut.
"Fasilitas PJU, pelayanan kesehatan di Polindes hingga persoalan lain yang dihadapi masyarakat akan kami tangani secara bertahap sesuai skala prioritas," jelasnya.
Bupati Haris juga memberi perhatian terhadap tingginya angka pernikahan dini di Desa Tambak Ukir. Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan penanganan terpadu dengan melibatkan berbagai pihak agar dapat ditekan secara berkelanjutan.
"Pernikahan dini juga menjadi perhatian kami. Ini akan menjadi salah satu fokus penanganan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.
Ia berharap pembangunan infrastruktur yang direncanakan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar akses pendidikan dan pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Tambak Ukir dan sekitarnya.
"Ketika infrastruktur membaik, dampaknya akan dirasakan di berbagai sektor. Karena itu, pembangunan ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya. (ren/zid)
