Bantuan Bagi Penyandang Disabilitas Warnai Peringatan HKG PKK Kabupaten Probolinggo


Kraksaan, Lensaupdate.com - Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Probolinggo tampil dengan wajah yang berbeda. Alih-alih hanya menjadi seremoni tahunan, momentum tersebut diisi dengan aksi nyata melalui penyaluran bantuan kepada penyandang disabilitas, penghargaan bagi kader berdedikasi hingga pemberdayaan pelaku UMKM.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (23/7/2026), memperlihatkan bagaimana gerakan PKK diarahkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Penyaluran bantuan kepada penyandang disabilitas menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian. Langkah tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan kesejahteraan keluarga tidak dapat dipisahkan dari upaya menghadirkan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo turut menyerahkan dukungan program kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat. Di lokasi yang sama, bazar UMKM menghadirkan berbagai produk lokal yang dipromosikan kepada para tamu undangan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi keluarga.

Tidak hanya itu, sejumlah kader PKK yang dinilai memiliki dedikasi tinggi juga menerima penghargaan. Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi para kader yang selama ini aktif mendampingi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi sesi motivasi bertema self healing yang diikuti para kader. Materi ini dinilai relevan mengingat kader PKK menjadi ujung tombak berbagai program sosial di tengah masyarakat sehingga membutuhkan penguatan mental sekaligus menjaga semangat pengabdian.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan keberadaan PKK memiliki posisi penting dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. PKK selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas hidup masyarakat melalui pembinaan keluarga.

"Pemerintah Kabupaten Probolinggo tidak akan berjalan dengan baik tanpa ditopang oleh TP PKK. PKK memiliki peran yang sangat mulia karena hadir mendampingi masyarakat sejak sebelum kelahiran hingga mewujudkan keluarga yang sejahtera," ujarnya.

Menurut Gus Haris, keberhasilan berbagai program pemerintah, termasuk penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan keluarga hingga pemberdayaan masyarakat, tidak lepas dari keterlibatan kader PKK yang bekerja langsung di lingkungan desa dan kelurahan.

Karena itu, ia berharap sinergi antara PKK dengan pemerintah desa terus diperkuat agar berbagai program kesejahteraan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menegaskan bahwa peringatan HKG bukan sekadar agenda rutin organisasi. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, 10 Program Pokok PKK masih menjadi landasan utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan keluarga, mulai dari percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan rumah tangga, pemberdayaan ekonomi keluarga hingga pelestarian lingkungan.

"Sepuluh Program Pokok PKK tetap menjadi pedoman utama dalam mendukung percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan hingga penguatan karakter keluarga menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Ning Marisa juga mengajak seluruh kader, mulai tingkat kabupaten hingga desa, terus mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan program-program PKK. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal utama untuk menghadirkan keluarga yang mandiri, tangguh dan sejahtera.

"Semoga PKK terus berkarya dan terus ikhlas melayani masyarakat Kabupaten Probolinggo. Harapan selanjutnya semoga ibu camat dan ibu kades selaku Ketua TP PKK di wilayah bisa terus memperkuat birokrasi, inovasi dan kreativitas serta terus mendukung program kesejahteraan keluarga di Kabupaten Probolinggo," pungkasnya.

Melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, peringatan HKG PKK 2026 di Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa gerakan PKK tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial. Organisasi ini terus memperkuat perannya sebagai penggerak kesejahteraan keluarga melalui aksi sosial, pemberdayaan ekonomi, kepedulian terhadap kelompok rentan serta dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (nab/zid)