Probolinggo, Lensaupdate.com - Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pencanangan dan Komitmen Bersama Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Jum'at (12/6/2026).
Menurut Aminuddin, sensus ekonomi memiliki peran strategis sebagai sumber data utama dalam menentukan arah pembangunan dan mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan pemerintah.
“Sensus ekonomi merupakan modalitas penting dalam proses pembangunan. Jangan sampai target besar yang ingin kita capai pada tahun 2035 tidak didasari oleh data yang valid. Karena itu Pemerintah Kota Probolinggo terus berkolaborasi dengan BPS untuk memastikan seluruh proses pembangunan memiliki landasan data yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Aminuddin menjelaskan data hasil sensus akan menjadi dasar dalam mendukung pencapaian sejumlah indikator pembangunan daerah, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kualitas kesehatan dan pendidikan hingga penurunan angka kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan sosial ekonomi.
“Alhamdulillah angka kemiskinan Kota Probolinggo terus menurun. Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren yang sangat baik. Namun capaian tersebut harus terus didukung dengan data yang akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut Aminuddin meminta seluruh kelurahan dan kecamatan untuk turut mendukung pelaksanaan sensus ekonomi, termasuk mendampingi petugas lapangan agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid.
“Saya berharap apa yang kita canangkan hari ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dukungan seluruh pihak sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat dan menjadi dasar pembangunan ekonomi yang lebih baik di masa depan,” tegasnya.
Sementara Kepala BPS Kota Probolinggo Joko Santoso menyampaikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Probolinggo melibatkan 178 petugas yang terdiri dari 155 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 23 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Pendataan lapangan secara door to door dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Dengan semangat Gerak Bersama, kami optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data berkualitas yang mendukung kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan tepat sasaran. Kami juga berpesan kepada seluruh petugas agar menjaga integritas dan kesehatan selama menjalankan tugas di lapangan,” pungkasnya. (mel/fas)
