Tegalsiwalan, Lensaupdate.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031 resmi dilantik dan dibaiat di Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Desa Tegalsiwalan Kecamatan Tegalsiwalan, Minggu (7/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum awal penguatan organisasi melalui kaderisasi, kolaborasi dan transformasi digital.
Prosesi pelantikan dipimpin Wakil Katib PWNU Jawa Timur H. Ilhamullah Sumarkan. Dalam kepengurusan baru tersebut, Kiai Abdul Hamid dipercaya sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo, sementara Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan menjabat Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman antara PCNU Kabupaten Probolinggo dan Universitas Nurul Jadid terkait pendampingan digitalisasi data, program dan pemberdayaan masyarakat Nahdliyin. Selain itu, PCNU juga meluncurkan aplikasi NUSA PRO (NU Smart Administration Probolinggo) sebagai inovasi pelayanan administrasi dan pengelolaan organisasi berbasis digital.
Peluncuran aplikasi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Menurutnya, organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama membutuhkan sistem manajemen modern yang mampu mendukung pelayanan secara cepat, efektif dan terukur.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Organisasi yang besar harus memiliki sistem yang mampu mempercepat pelayanan administrasi dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan,” kata Gus Yahya.
Ia menilai langkah PCNU Kabupaten Probolinggo dalam mengembangkan sistem digital menjadi contoh positif dalam upaya memperkuat kapasitas organisasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan menyampaikan kepengurusan baru memiliki modal sosial yang kuat untuk menjalankan program organisasi lima tahun ke depan.
“Kebersamaan yang terbangun mulai tingkat cabang hingga ranting menjadi kekuatan utama dalam melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan teknologi digital, koordinasi dan monitoring program akan semakin efektif,” ujarnya.
Menurut Teguh, digitalisasi organisasi menjadi salah satu prioritas yang akan terus dikembangkan guna mendukung pelayanan kepada warga Nahdliyin serta memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah, memperkuat persatuan bangsa serta mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program pendidikan, sosial, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.
Pelantikan yang dihadiri jajaran PBNU, PWNU Jawa Timur, pemerintah daerah, pengurus MWCNU, ranting, badan otonom serta tokoh masyarakat tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kepengurusan baru dan dukungan sistem digital yang mulai diterapkan, PCNU Kabupaten Probolinggo diharapkan mampu menghadirkan pelayanan organisasi yang semakin baik sekaligus memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat di masa depan. (ren/zid)
