Probolinggo, Lensaupdate.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) bekerja sama dengan Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo menggelar Kejuaraan Tenis Junior Wali Kota Cup 2026 di Tennis Indoor Jalan Suroyo, Sabtu hingga Minggu (27-28/6/2026). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga sekaligus menjaring bibit-bibit petenis muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah.
Kejuaraan tersebut diikuti oleh 38 atlet junior serta peserta dari kategori beginner. Pembukaan ditandai dengan servis pertama yang dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan optimisme terhadap perkembangan olahraga tenis di Kota Probolinggo. Menurutnya, keberadaan sejumlah lapangan tenis, baik indoor maupun outdoor menjadi modal penting untuk mengembangkan prestasi atlet di masa mendatang.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini lahir calon-calon petenis muda Kota Probolinggo. Lima hingga sepuluh tahun lalu atlet-atlet tenis Kota Probolinggo sangat disegani, seperti Mbak Mala, Gangsar, Tito dan lainnya. Mereka selalu menjadi lawan yang diperhitungkan. Saya berharap kejayaan itu bisa kembali terulang melalui pembinaan atlet-atlet muda saat ini," katanya.
Aminuddin menjelaskan kejuaraan ini bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para atlet muda agar memahami bahwa prestasi hanya dapat diraih melalui proses latihan yang disiplin, kerja keras, mental yang kuat serta menjunjung tinggi sportivitas.
"Jangan takut menghadapi lawan. Di lapangan kita adalah lawan, tetapi di luar lapangan kita tetap sahabat. Raihlah prestasi dengan tetap menjaga sportivitas dan mempererat persahabatan," pesannya kepada seluruh peserta.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada putra-putrinya dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Sementara Ketua Pelaksana Prayitno mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini dilatarbelakangi keinginan untuk menghidupkan kembali regenerasi atlet tenis Kota Probolinggo yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai mengalami kekosongan.
"Beberapa tahun lalu kita memiliki atlet-atlet berprestasi seperti Zaki dan Shafy. Setelah itu regenerasinya agak terputus. Melalui kejuaraan ini kami berharap lahir atlet-atlet baru yang mampu menyamai bahkan melampaui prestasi para pendahulunya," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dispopar Kota Probolinggo M. Abas mengatakan kejuaraan ini menjadi salah satu strategi pembinaan olahraga usia dini sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet muda.
"Kejuaraan ini menjadi sarana untuk mencari bibit atlet tenis berprestasi sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet muda bertemu dengan lawan yang selevel sehingga dapat melatih mental, meningkatkan pengalaman bertanding serta kemampuan teknik mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi alternatif positif bagi anak-anak dalam mengisi masa libur sekolah melalui aktivitas olahraga," ungkapnya.
Melalui Kejuaraan Tenis Junior Wali Kota Cup 2026, Pemerintah Kota Probolinggo berharap pembinaan olahraga tenis dapat berjalan secara berkesinambungan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi dan siap bersaing pada berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional. (mel/fas)
