Kraksaan, Lensaupdate.com - Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup Probolinggo 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk menjaring dan membina atlet-atlet muda berbakat di Kabupaten Probolinggo. Turnamen yang berlangsung di GOR Sasana Krida Kraksaan pada 6 hingga 7 Juni 2026 tersebut diikuti oleh tim-tim terbaik dari SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Probolinggo.
Kejuaraan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini terselenggara berkat kerja sama Polres Probolinggo, KONI Kabupaten Probolinggo, PBVSI Kabupaten Probolinggo serta dukungan sejumlah sponsor.
Persaingan berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga partai final. Hasilnya, SMKN 1 Kraksaan berhasil meraih gelar juara pertama setelah menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen. Posisi kedua ditempati SMAN 1 Paiton, sedangkan juara ketiga bersama diraih oleh SMKN 2 Kraksaan dan SMK Saqo.
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan mengapresiasi pelaksanaan Kapolres Cup yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pembinaan olahraga bola voli di daerah.
Menurutnya, kompetisi yang rutin dan berjenjang menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas atlet sekaligus memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.
“Kejuaraan Voli Kapolres Cup yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di GOR Sasana Krida Kraksaan telah menghasilkan para juara terbaik. Mudah-mudahan dengan adanya event ini, pembinaan bola voli di Kabupaten Probolinggo semakin berkembang dan prestasinya terus meningkat,” katanya.
Zainul menjelaskan bahwa turnamen seperti Kapolres Cup menjadi bagian dari proses regenerasi atlet yang sangat dibutuhkan untuk menjaga prestasi bola voli Kabupaten Probolinggo di tingkat Jawa Timur.
“Melalui kompetisi ini, kita bisa melihat potensi atlet-atlet muda yang nantinya dapat dipersiapkan untuk memperkuat Kabupaten Probolinggo pada berbagai kejuaraan tingkat regional maupun provinsi. Pengalaman bertanding sangat penting untuk membentuk mental juara dan meningkatkan kualitas permainan mereka,” terangnya.
Lebih lanjut Zainul berharap kejuaraan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar pembinaan atlet usia pelajar berjalan lebih optimal dan terarah.
“Kami berharap bola voli Kabupaten Probolinggo dapat mempertahankan posisinya di delapan besar Jawa Timur, bahkan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang. Karena itu, kompetisi seperti Kapolres Cup harus terus menjadi agenda pembinaan untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah,” pungkasnya. (nab/zid)
