Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Perkuat Layanan PAUD Holistik Integratif


Kraksaan, Lensaupdate.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini melalui bimbingan teknis (bimtek) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) yang digelar di Aula Ki Hajar Dewantara Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Selasa-Rabu (9-10/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 192 peserta dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari guru Kelompok Bermain (KB), guru Taman Kanak-kanak (TK), TP PKK Kecamatan dan kader Posyandu. Pelaksanaannya dibagi dalam dua hari dengan masing-masing hari diikuti 96 peserta dari 12 kecamatan.

Selama bimtek, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan dan implementasi layanan PAUD Holistik Integratif, peran PKK dalam layanan PAUD HI dan Sekolah Ramah Anak (SRA), kesehatan anak, pencegahan stunting, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pola asuh, tumbuh kembang serta perlindungan anak.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan anak usia dini merupakan masa emas yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan sehingga membutuhkan layanan yang komprehensif dan terintegrasi.

“Anak usia dini adalah masa emas yang sangat menentukan masa depan bangsa. Karena itu, penyelenggaraan PAUD tidak cukup hanya menekankan aspek pendidikan semata, tetapi harus dilakukan secara holistik dan integratif, mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan anak,” katanya.

Menurut Hary, keberhasilan implementasi PAUD Holistik Integratif tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga atau instansi saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar seluruh kebutuhan dasar anak dapat terpenuhi secara optimal.

“Melalui kegiatan bimtek ini, kami berharap para peserta dapat memperkuat pemahaman, menyamakan persepsi dan meningkatkan komitmen dalam mengimplementasikan layanan PAUD Holistik Integratif di wilayah masing-masing. Keberhasilan PAUD HI hanya dapat dicapai melalui kerja sama lintas sektor dan sinergi yang kuat,” jelasnya.

Hary menambahkan keterlibatan guru, kader Posyandu, TP PKK serta instansi terkait menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini dengan pendekatan yang menyeluruh.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga bimtek ini menjadi momentum memperkuat gerakan bersama dalam membangun generasi Kabupaten Probolinggo yang sehat, cerdas, berkarakter dan terlindungi,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo berharap implementasi layanan PAUD Holistik Integratif di seluruh kecamatan semakin optimal sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, berdaya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan. (nab/zid)